Anggota ASEAN Didesak Selesaikan Komitmen Ekonomi Mereka

Kapanlagi.com - Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) wajib lebih banyak melakukan sesuatu untuk mencapai suatu aliran bebas barang-barang, jasa dan investasi, pejabat pada Kementrian Urusan Luar Negeri Singapura mengatakan dalam sebuah laporan yang dipublikasikan, Selasa.

Salah satu tantangan terbesar ASEAN adalah "bergerak cepat dan bersaing terhadap China dan India," tulis Straits Times mengutip Profesor Tommy Koh.

Ia menyatakan baru 30% dari perjanjian dan komitmen ASEAN saat ini yang telah diimplementasikan, kata Koh dalam suatu pertemuan dengan kamar Dagang China.

Koh menantang masyarakat pengusaha untuk "memainkan peranan lebih menginformasikan dan memberikan dukungan lebih besar guna lebih mempercepat pengimplementasian perjanjian ekonomi ASEAN."

Ia mendesak negara-negara anggota ASEAN untuk menekan pemerintah menyelesaikan berbagai komitmen mereka.

Koh mengatakan bahwa ia yakin piagam ASEAN, di mana mengubah organisasi beranggotakan 10 negara itu menjadi suatu kesatuan legal, akan secara penuh diratifikasi pada saat kelompok itu mengadakan pertemuan puncaknya pada November mendatang. Enam negara sejauh ini telah menyetujui piagam tersebut.

Koh mengatakan bahwa visinya adalah untuk pasar tunggal ASEAN dan berbasis produksi, dengan aliran bebas barang-barang, jasa dan investasi serta tenaga kerja terampil pada 2018.

ASEAN beranggotakan 10 negara yakni Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Indonesia, Brunei, Laos, Vietnam, Kamboja dan Myanmar. (*/lin)

©2003-2007 KapanLagi.com