"Untuk sementara ini kita belum menemukan nama depannya, kita masih ada waktu untuk mencari nama depan sampai aqiqah nanti," ujar Primus di RS Asih – Jaksel (Selasa, 15/4).
Dibanding anak pertama, kelahiran anak kedua ini, diungkap Jihan, lebih sulit lahir. Bahkan ibu cantik ini mengaku tidak kuat sama suaminya. "Waktu itu aku sudah habis tenaga, kata dokter teriak saja, akhirnya Alhamdulillah keluar," cerita Jihan.
Sementara bagi Primus anak pertama dirasa lebih heboh dan lebih siap. "Maklumlah waktu itu anak pertama, jadi bukan berarti anak kedua ini kita tidak siap apa-apa, hanya saja anak kedua ini lebih santai karena sudah belajar dari pengalaman," kata Primus.
Sebagai orang tua, Primus dan Jihan, berharap seperti orang tua lainnya, agar anak–anaknya menjadi anak sholeh, taat pada orang tua dan berguna bagi bangsa. Dan seperti anak pertamanya, Jihan juga akan mengurus sendiri tanpa babysitter. "Jadi untuk sementara stop dulu, takutnya kalau hamil lagi, nanti tidak bisa kepegang," katanya sumringah. (kpl/ant/tri)
Lihat Profil: Jihan Fahira, Primus Yustisio