Chelsea Takkan Menyerah Sebelum Musim Kompetisi Usai

Kapanlagi.com - Tidak ada kata menyerah dalam kamus manajer Chelsea Avram Grant ketika merespons perburuan gelar di ajang Liga Utama Inggris (Premier League) terlebih menghadapi pesaing utamanya Manchester United.

Perintah Grant jangan pernah menyerah sebelum musim kompetisi tahun ini berakhir. Manajer asal Israel itu coba meyakinkan kepada anak asuhannya agar terus merajut harapan untuk memenangi pertarungan.

Ia berharap The Blues mampu meraup kemenangan ketika bertanding melawan peringkat kelima Everton pada Kamis waktu setempat. Sementara United tampak melangkah pasti dalam perburuan gelar.

Kini The Blues berada lima poin di bawah The Red Devils dengan empat pertandingan yang masih tersisa. United berada di urutan pertama dengan mengumpulkan 80 poin, sementara Chelsea di urutan kedua dengan mengoleksi 75 poin.

Hasil imbang 1-1 dengan Wigan Athletic membuat pasukan Chelsea perlu terus berjuang keras untuk bersaing dengan United.

"Kami masih berada di perebutan gelar. Situasi ini amat menyulitkan kami, meski masih terus berjuang," kata Grant.

"Tentu saja, mereka (para pemain Chelsea) yakin dan mereka tidak akan berhenti. Kami perlu memenangi pertandingan melawan Everton dan menghadapi Manchester United. Untuk itu kami perlu berjuang memenangi laga melawan United."

"Ini tidak akan berubah sejauh kami masih tetap terus berjuang. Masalahnya, tahun ini kami kurang mampu menggunakan kesempatan. Saya tidak tahu mengapa, besar kemungkinan kami kurang berkonsentrasi," katanya menambahkan.

Grant berharap anak asuhannya dapat menundukkan Everton di Goodison Park untuk tetap membuka peluang meraih gelar Liga Utama Inggris.

"Ya. Saya kira jika kami tidak dapat menang, maka situasinya akan sangat sulit," katanya. Pertarungan melawan Everton begitu bermakna bagi kelangsungan perjalanan Chelsea di Liga Premier.

Ia mengatakan, "Ini tentu tidak mudah, teristimewa di akhir musim kompetisi. Namun inilah keputusannya. Kami perlu memanfaatkannya sebaik mungkin. Kami akan bekerja sebaik mungkin."

Ia tidak berkomentar seputar kepastian turun tidaknya striker Didier Drogba dan Frank Lampard dalam laga pada Kamis nanti.

Drogba telah menjalani pemeriksaan medis berkaitan dengan cedera lutut, sementara Lampard sedang menghadapi masalah keluarga.

"Frank sedang menghadapi masalah pribadi dan saya lebih suka ia tidak tampil dulu," kata Grant.

"Para pemain akan sedikit shock karena satu dari rekannya yang terbaik tidak tampil saat menjalani laga menentukan. Ini dapat dipahami."

"Saya akan terus berusaha. Kami akan melaju sampai akhir kompetisi dan tentu memerlukan dukungan sejumlah pemain yang bugar. Kami punya tim yang besar dan ini bukan kali pertama kami tampil dengan mereka."

Sementara itu mantan kapten Manchester United yang kini melatih Wigan, Steve Bruce mengatakan, "Ada sejumlah teman di Manchester. Saya senang dapat bertemu kembali dengan para pendukung dan pemain," katanya.

Ia mengatakan manajer United Alex Ferguson telah mengirim pesan kepadanya sebelum pertandingan melawan Chelsea.

"Ia telah menelepon saya empat kali dalam empat bulan ini, dua kali sebelum kami melawan Arsenal, dua kali sebelum kami tampil menantang Chelsea. Ia tidak menelepon saya pada lain kesempatan." kata Bruce.

Ia yakin bahwa United akan meraih gelar Liga Premier. "Manchester United masih harus bertanding di Stamford Bridge. Sementara Chelsea harus menjajaki laga menentukan dengan Everton. Ini tentu tidaklah mudah."

"Pertandingan pada Kamis nanti sungguh menentukan apalagi ini berkaitan dengan perebutan gelar."

Bruce tampak khawatir dengan kondisi Heskey. "Saya khawatir jika ia tidak dapat tampil. Ia pemain depan Inggris yang terbaik. Ia dapat memimpin di garis depan dengan baik. Ia bukan pencetak gol nomor wahid, namun memiliki kecepatan dan kekuatan serta kemampuan teknis yang memadai." (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com