Manajer Gresik Petrokimia Drs Bachrun Rosyidi yang dihubungi wartawan di Gresik, Rabu, mengatakan meski laga terakhir tidak menentukan, timnya tetap akan tampil dengan kekuatan terbaik tapi tidak dibebani target kemenangan.
"Yang terpenting saat ini adalah persiapan menghadapi babak empat besar. Tapi bukan berarti anak-anak akan main seenaknya di pertandingan terakhir nanti," kata Bachrun.
Menembus "final four" Proliga musim ini sudah sesuai target awal yang ditetapkan manajemen tim Gresik Petrokimia. Kini, Gunarti Indah Yani dan kawan-kawan berburu tiket lolos babak grand final.
Sejak kompetisi Proliga digelar tahun 2002, tim binaan pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik itu berhasil menembus babak final sebanyak empat kali, namun selalu gagal merebut juara.
Musim 2002 dikalahkan Jakarta Monas, setahun berikutnya takluk dari Bandung Artdeco Bank Jabar, musim 2006 juga kalah dari lawan sama, dan terakhir musim 2007 dihentikan tim tetangga Surabaya Bank Jatim.
Perjuangan untuk lolos babak final Proliga musim ini juga sangat berat, karena tiga tim yang dihadapi pada babak empat besar, yakni juara bertahan Surabaya Bank Jatim, Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta BNI Taplus adalah lawan-lawan berat.
Babak empat besar yang dimainkan di GOR C`tra Arena Bandung pada 25-27 April mendatang, menggunakan sistem setengah kompetisi, di mana keempat tim akan saling bertemu untuk merebut posisi satu dan dua.
"Semua lawan yang dihadapi nanti sangat berat, karena itu anak-anak perlu melakukan persiapan khusus, terutama membenahi sejumlah kelemahan selama babak reguler," ujar Bachrun Rosyidi.
Dari hasil pertandingan babak penyisihan yang sudah dimainkan, Bachrun menilai permainan anak asuhnya terus menunjukkan peningkatan.
Kehadiran pemain baru asal Cina, Kang Yu Jie yang menggantikan rekannya Zhou Yuan (pulang kampung), diharapkan lebih menambah kekuatan tim.
Meski demikian, ia melihat sisi pertahanan, passing receive dan mental bertanding anak asuh pelatih Qi Lixia itu masih belum maksimal.
Kapten Tim Gresik Petrokimia, Gunarti Indah Yani juga mengakui timnya harus berjuang ekstra keras untuk bisa menembus partai puncak Proliga musim ini.
"Sebenarnya kekuatan keempat tim yang tampil di babak empat besar cukup berimbang, tinggal bagaimana kesiapan pemain dan strategi pelatih di lapangan," ujar pemain yang berposisi "setter" (pengumpan) itu. (kpl/rsd)