Virus TBC Diduga Serang 18.837 Warga Tangerang

Kapanlagi.com - Sebanyak 18.837 warga Kabupaten Tangerang, Banten diduga terserang virus Tuberkolosis (TBC) sesuai pendataan hingga akhir tahun 2007.

"Jumlah penderita TBC tersebut masih bersifat klinis atau suspect," kata Kepala Bidang Penanganan Pemberantasan Penyakit Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Yuliah Iskandar,Rabu (16/4).

Yuliah mengatakan, jumlah penderita klinis TBC hampir tersebar merata pada 40 Puskesmas yang ada di kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Tercatat, jumlah tertinggi penderita suspect TBC berada di Puskesmas Pasar Kemis yang mencapai 1.296 orang, Sepatan (837 orang), Suradita (708 orang), Cikupa (673 orang), Pondok Aren (665 orang), Mauk (660 orang) dan lainnya.

Sedangkan jumlah penderita yang terduga terjangkit virus TBC terendah yakni di Puskesmas Sukadiri sebanyak 185 orang, Waliwis (195 orang), Pagedangan (201 orang) dan lainnya.

Sementara itu, jumlah penderita dalam proses pengobatan mencapai 6.349 orang, jumlah penderita yang berpotensi menularkan virus TBC (2.637 orang) dan jumlah penderita yang sembuh (2.096 orang).

Yuliah mengatakan, upaya intensif untuk menurunkan jumlah penderita TBC terus dilakukan, yakni memberikan pengobatan rutin secara gratis selama enam bulan dan merekrut keluarga penderita TBC menjadi Pengawas Minum Obat (PMO) bagi penderita.

Pada Tahun 2008, Dinas kesehatan Kabupaten Tangerang menargetkan penemuan angka kesakitan penderita TBC mencapai 3.900 orang atau minimal 70% dari target.

Dijelaskan, media penularan virus TBC melalui saluran udara yang dikeluarkan sistem pernafasan atau air liur dari penderita yang tertiup angin dan hinggap pada orang lain.

Secara rutin, petugas puskesmas mengevaluasi dan mendeteksi perkembangan tingkat kesembuhan penderita pada akhir bulan kedua dan akhir bulan kelima. (kpl/rif)

©2003-2007 KapanLagi.com