< >

Indonesia Perlu Tingkatkan Hubungan Ekonomi Dengan Jepang

Kamis, 17 April 2008 16:36
Kapanlagi.com - Indonesia perlu lebih meningkatkan hubungan dengan Jepang di bidang ekonomi sebagai upaya mempererat hubungan antara kedua negara yang telah terjalin selama 50 tahun.

"Ekonomi menjadi salah satu hubungan yang menguntungkan antara kedua negara, apalagi hubungan Indonesia-Jepang secara keseluruhan belum pernah berada pada titik terendah," kata Direktur Jenderal Hubungan Asia-Pasifik dan Afrika Departemen Luar Negeri Indonesia, Primo Alui Joelianto di Yogyakarta, Kamis.

Namun, lanjut Primo, Indonesia terlebih dulu harus mampu menarik sebanyak mungkin investor Jepang untuk menanamkan modal di negeri ini.

"Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dibenahi oleh Indonesia di antaranya iklim investasi yang selama ini dirasa kurang kondusif untuk investor asing," katanya.

Menurut dia, peningkatan hubungan di bidang ekonomi tersebut tidak terlepas dari alasan bahwa Jepang adalah mitra investasi nomor satu bagi Indonesia.

Selama kurun waktu 1967 sampai 2006, Jepang menduduki peringkat pertama dengan akumulasi investasi sebesar 39,4 miliar dolar AS atau setara 13 persen dari total investasi asing di Indonesia.

Dengan investasi tersebut, Jepang secara tidak langsung telah mempekerjakan 400.000 pekerja dari 1.000 perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

Selain itu, dengan investasi yang ada, Jepang juga memberikan alih teknologi serta meningkatkan kapasitas ekspor Indonesia.

Jepang bahkan tetap menjadi investor terkemuka yang paling stabil bagi Indonesia, terutama setelah terjadi krisis ekonomi antara 1998-2002.

Indonesia juga memiliki nilai ekspor yang cukup besar ke Jepang yaitu sebesar 21,7 miliar dolar pada 2006, sedang nilai impor Indonesia dari Jepang mencapai 5,5 miliar dolar AS sehingga surplus perdagangan dengan Jepang mencapai sekitar 16,2 miliar dolar AS.

Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang pun semakin erat setelah penandatanganan Indonesia-Japan Economic Partnership Agrement (IJ-EPA) atau perjanjian kemitraan ekonomi oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Jakarta, 20 Agustus 2007.

EPA diharapkan dapat meningkatkan liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi antara kedua negara dan membangkitkan perekonomian kedua negara dengan terciptanya kemitraan ekonomi timbal-balik di berbagai bidang. (*/lin)