< >

Thaksin Incar Pemain Dunia Untuk Manchester City

Minggu, 20 April 2008 15:23
Kapanlagi.com - Tim Liga Utama Inggris, Manchester City, berencana mengontrak pemain-pemain bernama besar pada penutupan musim ini dalam usahanya masuk ke laga Liga Champions dalam dua tahun mendatang, kata direktur eksekutif Taweesuk Jack Srisumrid.

Pemilik Manchester City, miliarder Thaksin Sinawatra, telah mengincar Liga Champions dan menginginkan pemain-pemain terbaik di dunia untuk memicu pertumbuhan klub tersebut di manca negara, kata Taweesuk, kepada Reuters.

"Yang akan kami lakukan di musim panas ialah memperkuat terus skuad, memboyong para pemain berkualitas tertinggi dan diakui secara internasional," katanya dalam suatu wawancara.

"Para superstar akan membantu mengisi stadion dan membantu mempromosikan nama kali di dunia. Terutama, kami harus menang di lapangan -- jangan sampai ketinggalan," katanya.

Salah satu pemain bernama besar bisa jadi mantan Pemain Terbaik Dunia yang kini bermain di Barcelona, Ronaldinho, yang oleh Taweesuk ditegaskan sebagai sasaran transfer.

"Kami sudah berunding (dengan Ronaldinho), tetapi kami akan melihat bagaimana hasilnya. Kami sudah mempertimbangkan para pemain tuan rumah," katanya.

"Manchester City sudah berunding dengan para pemain superstar yang biasanya tidak dapat dibayangkan, tetapi bukan sekarang. Dengan investasi tersebut, klub tersebut akan maju.

"Ini bukan strategi Galacticos," katanya mengacu pada kebijaksanaan transfer mahal yang dilakukan Real madrid, "tetapi nama-nama terkenal yang lebih tua. Kami ingin membangun seputar tim yang kami punyai," katanya.

Mantan Perdana Menteri Thaksin, yang digulingkan dalam kudeta tahun 2006, membeli manchester City dengan harga 81,6 juta pound (162,9 juta dolar AS), saat tinggal di pengasingan bulan Juli lalu, suatu pembelian yang oleh pengritiknya dinyatakan sebagai publisitas mahal untuk kembali ke panggung politik.

Strategi Asia

Mantan polisi yang berubah menjadi konglomerat telekomunikasi itu menanamkan modalnya lebih dari 40 juta pound (79, 84 juta dolar AS) di skuad tersebut, dan kemudian membawa Manchester City, yang selama tiga dasawarsa tanpa trofi, mencatat rekor awal liga terbaik mereka dalam lebih dari satu abad.

Taweesuk, seorang pengusaha lulusan Harvard yang dibawa oleh Thaksin sebelum pengambilalihan klub tersebut, mengatakan pemilik klub tersebut sangat berambisi dan menginginkan posisi delapan besar klasemen Liga Utama Inggris tahun ini, lolos ke Piala UEFA musim mendatang, dan Liga Champions tahun 2010.

Ia mengatakan Manchester City dalam proses membangun hubungan dengan klub-klub dan agen-agen asing untuk memboyong para pemain top.

Sasaran utamanya adalah pertumbuhan klub tersebut dan dana masa depan akan berada di Asia, tambahnya, dengan kunjungan-kunjungan para pemain, pendukung klub, dan akademi sepak bola yang semula direncanakan bagi Hongkong, Cina, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

"Kami tidak seberhasil Manchester United, tetapi kami dapat tumbuh bila kami memposisikan diri sebagai klub Liga Utama Asia," kata Taweesuk.

"Kami mempunyai keuangan untuk periode investasi awal, tetapi kami akan mempunyai imbal baliknya dan nama yang mendunia," katanya.

Ia menyatakan Thaksin, satu-satunya perdana menteri Thailand yang terpilih dua kali, sedang dalam proses melakukan perombakan besar-besaran terhadap Manchester City dan investasinya tidak bermotif politik.

"Itu karena kecintaannya pada sepak bola, dan ia ingin membangun bisnisnya. Ia mencapai keberhasilan, tetapi sekarang ini ia ingin bekerja dengan sepak bola," katanya. (kpl/boo)