"Dipastikan sudah ada 70 calon investor China berminat menanamkan modalnya di Indonesia dan mereka menyatakan serius untuk berinvestasi," kata Wakil Kepala Perwakilan RI Beijing, Mohamad Oemar, di Beijing, Senin.
Hal tersebut dikemukakannya menanggapi rencana kegiatan "Forum Investasi" 15-16 Mei 2008 di Kantor Departemen Perindustrian Jakarta, yang akan mempertemukan investor China dengan sejumlah instansi, pemda dan pengusaha Indonesia.
Forum itu dilaksanakan sebagai upaya KBRI Beijing mengundang sebanyak mungkin calon investor China untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Menurut Oemar, minat calon investor China yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia sangat tinggi. Mereka datang ke forum itu bukan hanya sekedar ingin bertanya mengenai peluang apa yang ditawarkan tapi ingin menjajaki dan merealisasikan investasi di berbagai bidang di sejumlah daerah di Indonesia.
"Mereka datang bukan lagi hanya sekedar mencari informasi atau bertanya-tanya. Tapi mereka datang serius dan ingin merealisasikan niatnya menanamkan modalnya di Indonesia," katanya.
Melihat keseriusan para calon investor China tersebut, ia berharap agar pemerintah pusat sebagai regulator, pemerintah daerah dan pengusaha swasta yang mencari mitra bisnis, hendaknya sudah mempersiapkan diri berbagai fasilitas yang dikehendaki para investor asing.
Ia berharap, jangan sampai pertemuan nanti menimbulkan kekecewaan bagi para calon investor China karena tidak mendapat sambutan positif atau tidak ada kesiapan dari pemda atau pengusaha nasional.
Sejumlah perusahaan China yang menyatakan diri ingin menghadiri forum investasi itu adalah perusahaan besar yang sudah sangat mapan di China seperti PetroChina (bidang perminyakan), serta Bank of China (perbankan), di samping sejumlah perusahaan besar dan menengah potensial lainnya.
Upaya yang dilakukan KBRI Beijing menghadirkan calon investor China datang ke Indonesia dalam forum itu, karena China saat ini adalah negara kaya, dan pemerintahnya sangat mendorong pengusahanya untuk investasi ke luar negeri.
"Bahkan kepada pengusaha yang ingin berinvestasi ke luar negeri, pemerintah menyediakan dana bantuan dan insentif," katanya.
Dari laporan yang masuk ke KBRI Beijing, pengusaha China yang menyatakan diri ingin menghadiri forum itu, tidak seluruhnya merupakan calon investor baru tapi beberapa di antaranya sudah ada yang berinvestasi di Indonesia.
Rencananya, selain akan menghadiri forum, para calon investor juga akan meninjau sejumlah lokasi investasi di berbagai daerah yang diinginkan, juga akan mengunjungi objek wisata Bali. (*/lin)