
"Aku sudah pakai peci dari kemarin, jangan dikait-kaitkan dengan umroh dong. Pokoknya jadi seneng aja, terlihat lebih santai gitu," ujarnya. Sebagai frontman, penampilan Pasha seperti menandai ada perubahan dalam kehidupan religius Ungu sebagai band. "Pelan-pelan lah, kita juga sering ketemu ustad, seperti Ustad Jefri untuk sekedar sharing dan banyak bertanya tentang ini dan itu. Aku juga bukan tergolong yang ekstrim, masih biasalah, masih sering nongkrong, nemenin istri belanja, dan anak main, tidak satu harian berada di masjid," terangnya.
Perubahan lainnya, penyanyi asal kota Palu ini mengaku punya konsep tersendiri untuk menjalankan roda kehidupan rumah tangganya, yaitu jalan terus menuju pada perubahan yang lebih baik. "Berantem itu satu hal wajar, yang penting selalu berpegangan erat dan menjalankan apa adanya," ungkapnya.
Demikian pula dalam soal penerapan cara didik pada anak. "Kiblatnya orang tua saya sendiri, yang tidak mau neko-neko dan memaksa. Kalau sudah besar nanti saya yakin akan mana yang baik dan mana yang buruk. Asal jadi orang yang bener saja saya sudah bersyukur," pungkasnya. (kpl/ang/tri)
Lihat Profil: Pasha Ungu