Penyematan Wing Kehormatan Penerbang dan pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Paskhas dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Lapangan Sepak Bola Mabes TNI AU Cilangkap, Jakarta, Rabu.
Sebelum menerima Wing Kehormatan Penerbang, Sultan Bolkiah bersama Presiden Yudhoyono melakukan jalan santai mengelilingi Markas Besar (Mabes) TNI di Cilangkap, diikuti Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, ketiga kepala staf angkatan, Kapolri Jenderal Pol Sutanto dan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal.
Usai melaksanakan gerak jalan santai, Presiden Yudhoyono dan Sultan Bolkiah menyaksikan demo pembebasan sandera oleh pasukan khusus TNI AU Detasemen Bravo-90.
Wing Penerbang Kehormatan merupakan penghargaan tertinggi kepada Sultan Bolkiah karena telah mendukung segala upaya dan kerja keras dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, terutama angkatan udara kedua pihak.
Dengan penyematan Wing Penerbang Kehormatan dan pengangkatan sebagai anggota kehormatan Korps Paskhas maka hubungan baik yang telah terjalin baik antara kedua negara dan kedua angkatan udara dapat dipelihara dan ditingkatkan atas dasar rasa saling percaya, saling menghormati dan memberi keuntungan bagi kedua pihak.
Hubungan militer kedua negara terus berjalan baik ditandai dengan tradisi saling menganugerahi bintang kehormatan kepada masing-masing panglima angkatan bersenjata.
Pemerintah Indonesia menganugerahi Bintang Kehormatan "Yudha Dharma Utama" kepada Panglima Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam dan sebaliknya Pemerintah Brunei menganugerahi "Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang yang Amat Gemilang" kepada Panglima TNI.
Selain itu, angkatan bersenjata kedua negara juga rutin latihan bersama seperti "Elang Brunesia" antara TNI AU dan Tentara Udara Diraja Brunei.
Tidak itu saja, pada 2003 kedua negara juga telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama pertahanan.
Sultan Bolkiah pada 10 April 2003 juga telah menerima Brevet Kehormatan dan dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. (*/cax)