< >

Hari Terakhir UN Diwarnai Aksi Coret Baju

Kamis, 24 April 2008 23:42
Kapanlagi.com - Aksi coret-coret baju sesama pelajar SMA yang mengikuti ujian nasional (UN) mewarnai hari terakhir pelaksanaan ujian itu.

Beberapa sekolah di Medan yang siswanya melakukan coret baju tersebut, di antaranya: SMA Negeri I, SMA 2, SMA 13, SMA Darmawangsa dan SMA UISU Medan.

Fitriani (18), salah seorang siswi SMA I Medan, Kamis (24/4), mengatakan, aksi coret baju yang mereka lakukan merupakan luapan kegembiraan karena telah melewati ujian nasional.

"Tidak ada salahnya kita bergembira sambil melepaskan rasa stres yang kita alami selama mengikuti ujian yang cukup berat itu," katanya.

Aksi coret baju yang mereka lakukan tepat di depan sekolah itu bahkan tanpa pencegahan dari pihak sekolah.

Hal yang sama juga dikatakan Herdiansyah (18), siswa SMA 13 Medan. Ia mengatakan, selain meluapkan kegembiraan, aksi coret baju itu juga merupakan tradisi yang sudah terbina sejak beberapa tahun belakangan ini.

"Dulu kita lihat kakak-kakak kelas kita juga melakukan aksi coret baju ketika usai melaksanakan ujian nasional," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri, mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat edaran kepada sekolah agar selesai UN tidak ada lagi aksi coret baju dan kebut-kebutan dijalan.

Ia mengatakan, aksi coret baju setelah ujian merupakan perilaku yang kurang terpuji. Sangat mulia jika baju seragam itu diberikan kepada yang membutuhkan.

"Namun, seolah sudah menjadi pandangan yang sangat lumrah, khususnya di Medan, setiap selesai UN sejumlah siswa SMA/SMK bahkan SMP selalu melakukan aksi coret baju. Bahkan, sering juga terlihat sejumlah siswa selesai UN melakukan pawai keliling kota dengan menaiki kendaraan roda dua dan empat dengan baju yang sudah dicoret-coret," katanya. (kpl/rif)