"Sementara ini Sriwijaya memiliki poin tertinggi setelah Arema Malang yang telah memenuhi semua persyaratan," kata anggota tim verifikasi BLI Tigorshalom Boboy usai mengevaluasi kesiapan "Laskar Sriwijaya" di Palembang, Jumat.
Tigor melanjutkan, ada beberapa syarat belum dipenuhi klub yang dilatih Rahmad Darmawan itu seperti masalah administrasi dan pembinaan sumber daya manusia.
Untuk masalah sarana pertandingan, ia mengatakan Stadion Utama Jakabaring Palembang hanya perlu dilengkapi lampu sesuai ketentuan BLI.
Sementara masalah badan hukum komersial, yang menjadi salah satu persyaratan untuk bisa dinyatakan sebagai klub profesional, ia menjelaskan Sriwijaya FC saat ini masih dalam proses penyelesaian bentuk badan hukum tersebut.
Sesuai dengan ketentuan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), semua negara anggota harus melangsungkan sebuah liga profesional yang diikuti oleh klub-klub profesional mulai 2009.
Verifikasi yang dilakukan BLI tersebut adalah untuk mengevaluasi apakah 18 klub yang telah mendapatkan hak untuk bermain di Liga Super tahun ini sudah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan lisensi klub profesional.
Syarat bagi klub untuk mendapatkan lisensi dan bisa ikut Liga Super antara lain berbadan hukum komersial, memiliki lapangan pertandingan yang memenuhi standar dan memiliki tim U-21 sebagai wujud pembinaan pemain muda.
Apabila klub tersebut gagal mendapatkan lisensi tersebut maka ia tidak bisa mengikuti Liga Super dan kemungkinan akan digantikan oleh klub divisi utama yang telah mendapatkan lisensi profesional.
Tigor, yang memverifikasi Sriwijaya FC bersama Kokoh Afiat dan Budi Setiawan, menjelaskan hasil verifikasi akan diumumkan pada akhir Mei 2008.
"Bila persyaratan itu terpenuhi maka klub tersebut berhak ikut pertandingan Liga Super yang bakal dimulai pada pertengahan Juli 2008 ini," ujar Tigor. (*/cax)