
Audisi yang digelar guna mencari tiga besar untuk wilayah tersebut, dinilai oleh dewan juri baik yang berasal dari tiga daerah setempat maupun sejumlah ahli di bidangnya yang didatangkan khusus dari Jakarta.
Baringin Simanjuntak, markering regional manager PT HM Sampoerna selaku ketua penyelenggara kegiatan, di Kuta, mengatakan, mereka yang masuk tiga besar dalam audisi kali ini, nantinya akan disertakan pada kegiatan serupa di tingkat nasional.
Untuk tingkat nasional itu nantinya akan dipilih sepuluh besar dari seluruh wilayah Indonesia yang ditetapkan dalam sepuluh regional, ucapnya.
Bagi grup band yang lolos sepuluh besar tingkat nasional, nantinya akan diberi kesempatan oleh pihak AML Wanted untuk masuk dapur rekaman.
"Jadi sepuluh grup band yang terjaring AML Wanted, nantinya akan punya albun rekaman tersendiri atau secara kompilasi," katanya.
Pendeknya, lanjut dia, kegiatan yang diprakarsai salah satu purusahaan rokok di tanah air ini merupakan sebuah kesempatan bagi grup-grup band pemula atau belum ternama untuk masuk dapur rekaman.
Dikatakan, untuk wilayah Bali, NTB dan NTT sendiri, tercatat sebanyak 158 grup band pemula yang mendaftarkan diri untuk dapat "digaet" AML Wanted.
Dari jumlah itu, kini tinggal sembilan grup yang berhak tampil dalam audisi untuk dapat melaju ke jenjang nasional.
Kesembilan grup band tersebut, tiga dari Bali yakni The Sora, Kanan Lima dan De Phentom, tiga dari NTB, Nhavan, Sayap dan Pangeran, serta tiga dari NTT yakni De East, Gempita dan A/B.
Dalam audisi yang digelar di halaman sebuah toko swalayan Jalan Diponegoro, Denpasar, setiap grup band diberi kesempatan membawakan tiga buah lagu ciptaan mereka sendiri. (kpl/rit)