"Dengan sudah dibangunnya 59 BTS baru, maka total BTS sudah 359 BTS dari rencana 1.007 BTS hingga akhir tahun ini," kata Executive General Manager Telkom Divre I, Muhammad .Awalludin, di Medan, Sabtu.
Peningkatan pengguna Flex, kata dia, tercermin dari tingginya minat beli handset Flexiphone.
Dia memberi contoh, penjualan dua jenis handset Flexi murah dengan sistem bundling yang diluncurkan sejak 12 April mengalami kenaikan atau sekitar 3.500 satuan sambungan Flexi (SSF) per hari dari sebelumnya yang hanya sekitar 2.600 SSF per hari.
Harga jual handset yang murah berkisar Rp288 ribu hingga Rp333 ribu per unit dan dibarengi dengan berbagai gimmick - gimmick yang menarik dari Telkom diakuinya juga membuat penjualan meningkat. (kpl/rit)