Petinju Indonesia juara PABA-WBO yang punya selisih usia empat tahun lebih muda dari lawannya yang lahir pada 1982 itu, mendominasi pertarungan menghadapi lawannya yang tampak kurang siap bertanding itu.
Menjelang akhir ronde kedua, hook kiri keras dari Mukhlis yang mengenai rahang kanan petinju Thailand itu memaksa Pathompol mencium kanvas.
Dengan kemenangannya itu kini Roy Mukhlis memiliki rekor bertanding dengan 18 kali menang, dua kalah dan dua seri, sedangkan lawannya dari Thailand itu merosot menjadi tiga kali menang, empat kali kalah.
Sementara itu menurut pengamat tinju Martinez, kemenangan Roy Mukhlis dikarenakan petinju Indonesia itu bermain cukup taktis menghadapi lawannya yang tampak kurang siap bertarung.
"Saya lihat petinju Thailand itu kurang siap bertanding, sedangkan Roy bertarung cukup taktis," katanya.
Dengan kemenangannya itu Roy Mukhlis mengantongi hadiah Rp30 juta sedangkan lawannya yang kalah berhak atas uang 1.600 dolar AS. (*/boo)