Para ahli dari 16 negara yang mengontrol sekitar 70% dari cadangan gas dunia, akan membicarakan koordinasi berbagai kegiatan mengenai pasar gas dunia.
Sebuah delegasi yang meliputi para pejabat dari Kementrian Industri dan Energi Rusia dan perusahaan gas utama negara itu Gazprom akan mewakili Rusia pada pertemuan tersebut, sebuah sumber di misi perdagangan Rusia di Iran menyatakan.
Sementara kantor berita Iran (IRNA) mengklaim bahwa para peserta pertemuan Senin itu akan membahas mengenai format suatu kemungkinan kartel gas internasional seperti Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Pertemuan pada Januari 2007 dengan sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Igor Ivanov, pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khameini bermaksud mendirikan bersama dengan Rusia suatu organisasi untuk kerja sama industri gas seperti halnya OPEC.
Awalnya Rusia menyerukan gagasan ini suatu yang "menarik", tetapi menggarisbawahi bahwa Rusia tidak bermaksud mendirikan semacam kartel gas.
Sementara pada Maret 2008, deputi pimpinan Gazprom Alexander Medvedev menolak berulang kali mengenai gagasan tersebut untuk membentuk "a gas OPEC". "Organisasi pasar gas berbeda dari pasar minyak. Organisasi itu mustahil untuk menggambarkan organisasi yang memuat produksi bersamaan dengan sistem kontrak jangka panjang," katanya.
Untuk bagian ini, juru bicara Gazprom Sergei Kupriyanov mengatakan bahwa "sebuah struktur serupa untuk para produsen gas diperlukan untuk menganalisa pasar, tetapi bukan untuk menetapkan harga."
Para ahli gas mengadakan pertemuan reguler dalam kerangka kerja Forum Negara-negara Pengekspor Gas, yang bertemu untuk pertama kalinya di Tehran pada 2001.
Forum ini tidak mempunyai suatu "charter", pengurangan sistem keanggotaan jelas dan kantor permanennya di setiap negara.
Forum tersebut beranggotakan Aljazair, Bolivia, Brunei, Venezuela, Mesir, Indonesia, Iran, Qatar, Libya, Malaysia, Nigeria, Uni Emirat Arab, Oman, Rusia, Trinidad dan Tobago serta Guinea.
Sebuah delegasi dari Turkmenistan juga ikut serta dalam beberapa pertemuan dalam forum tersebut. Norwegia dipertimbangkan sebagai peninjau. Forum Negara-negara Pengekspor Gas mendatang dijadwalkan akan diselenggarakan di Moskow pada Juni 2008.
Rusia merupakan negara terkemuka di antara kekuatan `gas` yang memproses 32% dari cadangan dunia `blue fuel`.
Iran di peringkat kedua dengan 15% disusul Qatar dengan tujuh persen cadangan gas. (*/lin)