< >

Cari Investor HIPMI Lakukan Tur ke Timur Tengah

Senin, 28 April 2008 20:08
Kapanlagi.com - Ketua Badan Pengurus Pusat (BBP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sandiaga S Uno menargetkan nilai investasi dari wilayah Timur Tengah sekitar US$ 3 miliar sampai tahun 2008. Menyusul rencana kunjungan anggota pengusaha HIPMI ke wilayah itu.

"Kita minta US$3 miliar dolar lah, itu komitmen untuk tahun ini," kata Uno usai bertemu Wapres M Jusuf kalla di jakarta, Senin.

Menurut dia, investasi yang diharapkan masuk dari negara-negara Timur Tengah selain di sektor pangan seperti bidang perkebunan sawit dan jagung. Hipmi juga akan mengupayakan masuknya investasi asing dari kawasan itu untuk sektor energi seperti gas dan hidrokarbon.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sejumlah investor dari Timur Tengah seperti kelompok usaha Emaar dan Saudi Telecom saat ini tengah membidik Indonesia sebagai tempat investasi.

Ketika ditanya apakah investasi tersebut akan berupa penyertaan modal atau investasi baru, lebih jauh Sandiaga menyatakan targetnya saat ini adalah investasi baru, terutama bagi sejumlah proyek yang tengah dikembangkan anggota Hipmi di wilayah timur Indonesia.

Menurut Sandiaga, Wapres mengatakan sangat mendukung upaya tersebut. Wapres juga menyarankan Hipmi untuk mempromosikan investasi asing di Indonesia kepada para pengusaha Timur Tengah.

Investor yang akan masuk, terutama mereka yang sudah berpengalaman berinvestasi di Indonesia seperti kedua kelompok usaha tersebut.

Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Sandiaga S. Uno bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla untuk meminta kesediaan Wapres membuka Musyawarah Nasional Hipmi yang akan digelar pada Juni mendatang. (kpl/rsd)