Reuben Jeffrey III, pejabat senior Deplu AS mengatakan, dirinya membahas proses penerimaan itu dengan sejawatnya dari Rusia Andrei Denisov dalam pembicaraan yang mengagendakan koordinasi kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
"Kami berharap dapat segera selesai," kata Jeffrey. "Itulah hal paling penting yang selalu kami lakukan dengan terus terlibat secara intensif dalam 12 bulan terakhir."
"Presiden Bush telah mengindikasikan komitmennya untuk mendukung proses itu hingga memperoleh hasil yang sukses, sebagai bagian dari negosiasi dengan Kongres kami ... pencabutan (amandemen-red) Jackson-Vanick," katanya.
Pada 1974, amandemen Jackson-Vanick diterapkan pada saat terjadi perang dingin antara AS dan Uni Soviet, di mana perdagangan dengan Soviet dibatasi.
Pada Januari lalu, AS mengatakan sebuah dialog ekonomi dengan Rusia sangat dibutuhkan akibat peningkatan investasi dan perdagangan di antara kedua negara, serta semakin signifikannya Rusia dalam ekonomi dunia.
Jeffrey mengatakan, statistik terakhir mengatakan ekonomi Rusia, dengan nominal yang mencapai US$1,3 triliun menjadi ketujuh terbesar di dunia. (*/lin)