< >

Ekspor Sulawesi Utara Meningkat 112%

Selasa, 29 April 2008 20:34
Kapanlagi.com - Ekspor Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode Januari hingga Maret 2008 (triwulan I) meningkat 112%, yakni menjadi $288.217.974,88 USD, dibandingkan posisi yang sama tahun lalu, $135.926.932,11 USD.

"Peningkatan tersebut disebabkan harga komoditi ekspor terus meningkat di pasar internasional, juga didorong peningkatan volume ekspor menjadi 347.600.701,48 Kilogram (Kg) dibanding tahun lalu yang hanya 245.371.315,61 Kg, atau naik 41%," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Gemmy Kawatu, di Manado, Selasa (29/4).

Dominasi komoditi ekspor masih tetap sama dengan periode sebelumnya, yakni sebagian besar terdiri dari produk turunan kelapa dan produk perikanan.

Capaian ekspor triwulan pertama yang cukup tinggi itu, juga disebabkan ekspor bulan Maret 2008 yang cukup baik, yakni tercatat sebanyak 99.031.112,45 Kg dengan perolehan devisa mencapai $84.924.933,21 USD.

"Pembeli komoditi Sulut terdiri atas 30 negara, dengan Cina tercatat sebagai pembeli terbesar, $38.195.585 USD (volume 35.034.621 Kg), diikuti Korea $18.224.692,60 USD (37.031.376 Kg), Amerika Serikat $16.308.248,93 USD (14.131.154,20 Kg)," kata Gemmy.

Urutan 10 besar lainnya, yakni Malaysia $ 4.479.172,35 USD (3.499.284,50 Kg), Jepang $2.638.406,11 USD (373.909,95 Kg), Jerman $881.458,86 USD (326.517,35 Kg), Belanda $740.611 USD (199.554,80Kg), Vietnam $537.050 USD (4.600.000 Kg), Taiwan $381.494,72 USD (1.830.600 Kg) dan Filipina $342.321,04 USD (987.500 Kg).

"Belanda di bulan Maret hanya menduduki posisi ketujuh, tetapi optimis negara tersebut akan tetap berada pada tiga besar, sebab ekspor ke negara itu biasanya melonjak tajam pada semester kedua," kata Kepala Seksi Ekspor Impor Disperindag Sulut, Johny Rumagit. (kpl/rif)