Koordinator lapangan (korlap), Jahruni, mengatakan, pihaknya menuntut Pemkot Balikpapan untuk membuat surat edaran ke masyarakat untuk memboikot segala aksi produk pornografi dan pornoaksi. "Kita juga menolak kondomisasi dan upaya penyebarluasan hal-hal yang berbau sensualitas," kata Jahruni.
Dijelaskannya pula bahwa aksi yang dilakukan ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap maraknya pornografi dan pornoaksi, sehingga merusak moralitas generasi muda.
Saat di kantor walikota, para pendemo ditemui langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Balikpapan, Supriyanto.
Setelah para pendemo menyampaikan aspirasinya, Supriyanto mengatakan, Satpol PP tetap melakukan razia untuk memberantas segala bentuk aksi pornografi dan pornoaksi di Balikpapan.
"Dalam melaksanakan tugasnya, kita tidak bekerja sendiri, tetapi bekerja sama dengan pihak terkait lainnya," katanya.
Selanjutnya para pendemo melakukan aksinya di depan kantor DPRD Kota Balikpapan, guna meminta dukungan para anggota legislatif, mengenai surat edaran yang perlu dibuat Pemkot Balikpapan tentang aksi pornografi dan pornoaksi. Di DPRD, mereka diterima Wakil Ketua DPRD, Gunawarman.
"Sekarang pemkot sudah mencekal tiga artis seronok seperti Dewi Persik, Julia Perez dan Trio Macan," kata Gunawarman. (*/bun)
ardy (14-05-2008 23:16:01)
eh jupe..ana kecewa sama antum...keluaran dari pondok pesanten seperti ini hasilnya...ternyata antum gak niat masuk pesantren...masuk pesantren gara gara salah potong rambut aja..biar ketutupan jilbab...ckckckckck...dimana akal sehatmu ya????
ummi (01-05-2008 13:14:32)
Negara kita memang bebas ..tapi juga harus ada batasanya norma ..sopan santun ..
Dan harusnya para artis yg katanya mengaku Publik figur juga harus bsa menjdi conto yang baik...
mas dedy (01-05-2008 10:36:17)

Tengku Rafli
Rasya Bleszynski
Teuku Rasya Islami
Pasya Islami
Rafli Rasya Islami









