“Ahmad Dhani dengan menggunakan etika yang cenderung menghina dan mencemarkan nama baik, dengan kata-kata tak senonoh dan tidak bermartabat, ia sms ibu Elsa. Saya sebagai tim pengacara Maia menyebut Dhani tidak berpendidikan. Dia cuma anak band aja, makanya ibu Elsa tidak nanggapi. Kita melihat Dhani hanya ambil sensasi saja bukan prestasi. Dan saya menegur dia untuk tidak melecehkan,” ujar Farhat .
Lebih lanjut Farhat mengatakan, doa yang disampaikan Dhani lewat sms ketika Elza berada di Mekkah sangat merendahkan. SMS ini sangat bertentangan dengan lagu–lagu Dhani yang santun.
“Kata–kata Dhani yang tidak takut mati itu bertentangan dengan syair lagu–lagunya. Itu saya anggap ilmu Dhani belum sampai ke sana,” tandasnya.
Menurut Farhat, seharusnya Dhani bisa meniru Slank, yang bisa membuat lagu untuk KPK. “Lha, dia prestasinya apa,” sindir Farhat. “Dia hanya jadi tontonan yang tidak baik, punya pendidikan yang kurang karena berani menyinggung Bung Karno, itu sangat tidak berpengetahuan,” imbuhnya. (kpl/dar)
Lihat Profil: Elza Syarief, Farhat Abbas, Ahmad Dhani