Dengan bertambahnya empat warga Kabupaten Biak Numfor yang meninggal akibat penyakit AIDS maka keseluruhan penduduk Biak yang meninggal akibat penyakit tersebut tercatat 138 orang.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor yang diterima ANTARA di Biak, Kamis, menjelaskan hingga 30 April 2008 telah ditemukan 11 kasus baru warga Biak positif tertular AIDS. Mereka tersebar di empat distrik yaitu Biak Kota dua kasus, Samofa dua kasus, Yendidori empat kasus,Oridek dua kasus, serta Distrik Biak Timur satu kasus.
Rincian 11 pengidap kasus baru AIDS berdasarkan jenis pekerjaan, terdiri atas PNS tiga kasus, ibu rumah tangga tiga kasus, petani tiga kasus,pengangguran satu kasus serta sopir satu kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Drs Sefnath Korwa MS melalui Surveiland HIV/AIDS, Ruslan SKM,S.Sos mengakui, adanya peningkatan 11 kasus baru pengidap virus HIV/AIDS maka jumlah warga Kabupaten Biak Numfor yang tertular penyakit yang mematikan ini bertambah menjadi 412 kasus.
Secara komulatif hingga 30 April 2008 , menurut Ruslan, warga Kabupaten Biak Numfor yang terkena penyakit HIV/AIDS tersebar merata di semua distrik, kecuali Distrik Numfor Barat di mana sampai sejauh ini belum ada kasus ini yang dilaporkan.
Untuk kasus HIV/AIDS terbanyak berasal di Disrik Biak Kota tercatat 199 kasus, Samofa 63 kasus, Yendidori 51 kasus, Biak Timur 33 kasus, Biak Utara 18 kasus, Supiori 18 kasus.
Sedangkan distrik Padaido 6 kasus, Warsa 9 kasus, Distrik Biak Barat 10 kasus, Numfor Timur 2 kasus,Oridek dua kasus serta tak diketahui satu kasus.
Menurut faktor risiko, heteroseksual 399 kasus,homoseksual 2 kasus, biseksual satu kasus, transfusi satu kasus, transplasenta tujuh kasus, tidak diketahui dua kasus.
Sedangkan berdasarkan kelompok usia pengidap HIV/AIDS, berumur kurang satu tahun (1 kasus) 1-4 tahun (5 kasus), 5-14 tahun (2 kasus), 15-19 tahun (21 kasus), 20-29 tahun (206 kasus), 30-39 tahun (98 kasus), 40-49 tahun (53 kasus), 50-59 tahun (15 kasus) di atas 60 tahun (2 kasus), tak diketahui 9 kasus.
Surveiland Ruslan mengakui, ada cara sederhana menghindari penularan virus HIV/AIDS dalam diri seseorang, di antaranya jangan berhubungan seks bila belum menikah.
Selain itu, lanjutnya, jangan melakukan ganti-ganti pasangan terutama terhadap kelompok risiko tinggi maupun orang yang belum dikenal.
"Jika ini dilakukan maka akan sangat berbahaya,"kata Ruslan mengingatkan.
Data per 30 April 2008 total pengidap virus HIV/AIDS di Kabupaten Biak Numfor tercatat 412 kasus dengan rincian 54 HIV dan 358 AIDS, 138 kasus di antaranya meninggal dunia. (kpl/dar)