Juru bicara Kementerian Pertahanan, Thomas Raabe, mengatakan di Berlin, bahwa misi pelatihan untuk militer Afghan itu akan dilipatgandakan menjadi 220 orang.
Pada saat ini, Jerman telah memberikan empat tim penghubung dan pemantauan operasional untuk membantu upaya-upaya Kabul untuk mengembangkan anggota Angkatan Bersenjata Afghanistan menjadi 80.000 orang. Di masa depan, tim instruktur militer Jerman di negara itu menjadi tujuh.
Pasukan kepolisian Afghan secara luas telah dikecam kurang profesional. Rencana-rencana perluasan anggotanya menjadi 70.000 orang telah ditinggalkan, dan beberapa tudingan dilakukan oleh para pengecam di Jerman, yang merupakan penyumbang utama bagi rencana pelatihan Uni Eropa di bidang kepolisian.
Misi Uni Eropa di Afghan saat ini terdiri 195 polisi, 60 di antara mereka berasal dari Jerman. Berlin telah menyatakan kesediaan untuk melipatgandakan jumlah petugas Jerman.
Sebagai solusi tambahan, polisi militer Jerman juga bersedia untuk melatih polisi Afghan. Raabe mengatakan, petugas polisi dan militer Jerman sejauh ini memberikan kursus terhadap 2.100 polisi Afghan mengenai bagaimana mengamankan diri mereka dan mengoperasikan penghadang-penghadang jalan. (*/boo)