
"Dari pertama gue mau jadi lawyer, dari SMP sampai SMA suka banget baca buku hukum. Jujur saja gue ini bego tapi belajar itu kan seni. Dan gue itu orangnya bosanan tapi kalau udah cinta lain jadinya. Gue pernah psikotest sebelum masuk kuliah, gue test jurusan hukum, psikologi, ama ekonomi. Hasil testnya ternyata gue nggak cocok di hukum, tapi karena gue suka ya gue tetap ke hukum. Obsesi gue emang untuk jadi lawyer," celotehnya saat ditemui di lokasi syuting video klip Pilot Band, Museum Fatahillah, Bilangan Kota, (30/4).
Bahkan Nadia membayangkan mendapat satu kasus khusus. Dia merasa akan seru banget. Seperti main puzzle. "Dan gue memang suka main puzzle," tandasnya. Dan pastinya, setiap ada topik hukum yang hangat di masyarakat, bokapnya tetap menjadi narasumber. Dari mulai makan sampai kelar. "Sampai bokap gue tak tahu harus cerita apa lagi," ujarnya sumringah.
Jadi, ini mau jadi artis apa lawyer? "Cocoknya yang mana," ujarnya balik tanya. "Gue pernah ditanya sama Garin Nugroho, lu main film suka apa hobi, kalau hobi lu lupain aja. Dari situ gue sadar kalau ngelakuin sesuatu harus dengan rasa cinta. Dan herannya, kenapa baru sekarang ada orang yang ngomong begitu ke aku, kenapa gak dari dulu. Tapi obsesi gue tetep lawyer," pungkasnya. (kpl/ang/tri)
Lihat Profil: Nadia Saphira