< >

Indonesia Incar Peluang Ekspor ke Irak

Jum'at, 02 Mei 2008 22:37
Kapanlagi.com - Pengusaha Indonesia menjajaki peluang ekspor ke Irak dengan mengikuti pameran bertema Project Rebuild Iraq 2008 yang berlangsung 5-8 Mei di Amman Exhibition Park, Amman, Yordania.

Pameran tersebut membuka peluang untuk investasi dan perdagangan dalam rangka rekonstruksi Irak yang membutuhkan dana senilai US$100 miliar.

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), Departemen Perdagangan, dalam siaran pers Jumat (2/5) menyatakan, telah mengkoordinasikan 12 perusahaan nasional untuk partisipasi mengisi Paviliun Indonesia yang menempati area seluas 108 meter persegi dalam pameran yang digelar untuk kelima kalinya itu.

Perusahaan binaan BPEN tersebut menampilkan produk-produk unggulan di bidang manufaktur, agro industri dan produk kerajinan seperti minyak pelumas, kosmetik, teh, minuman kesehatan, makanan olahan, alat pemadam kebakaran, perlengkapan rumah, perlengkapan makan bayi.

Perusahaan yang diikutsertakan diberikan fasilitas menempati gerai dalam Paviliun Indonesia tanpa biaya.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan pangsa pasar Indonesia di wilayah Timur Tengah.

Saat ini produk utama yang diimpor Irak adalah alat-alat elektronik, mesin, makanan, minyak nabati, besi dan baja, alat kesehatan, bahan bangunan, obat-obatan, dan barang konsumsi lainnya.

Adapun produk utama yang diimpor Yordania adalah bahan bakar minyak, alat transportasi, mesin, bahan tekstil, besi dan baja, makanan, obat-obatan dan kertas. (kpl/rif)