< >

Pengamat: Inflasi April Bisa Dorong Kenaikan BI Rate

Sabtu, 03 Mei 2008 11:17
Kapanlagi.com - Tingginya laju inflasi pada April 2008 sebesar 0,57%, inflasi kumulatif 4,01% dan inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) 8,96%, diperkirakan akan mendorong Bank Indonesia menaikkan BI Rate minimal 25 basis poin (bps) menjadi 8,25%.

"Dimungkinkan pula BI rate naik 50 bps sekaligus menjadi 8,50% dengan asumsi inflasi Mei nanti 0,5% sehingga inflasi yoy Mei berkisar 9,1 - 9,2%," kata pengamat ekonomi dari Bank BNI, Ryan Kiryanto di Jakarta, Jumat (2/5).

Menurut Ryan, berapapun besar kenaikannya, yang pasti BI rate harus naik untuk mencegah lonjakan inflasi karena kemungkinan kenaikan harga BBM dan masih tingginya harga minyak dunia di atas US$100 per barel.

Namun lanjutnya, kenaikan BI rate belum tentu akan mendorong kenaikan suku bunga kredit bank karena terkait berbagai aspek seperti kondisi likuiditas bank, tingkat efisiensi bank, posisi kredit yang diberikan, besarnya NPL saat ini, dan target net income.

"Yang pasti, menaikkan suku bunga kredit hanya akan menambah beban debitur yang sudah berat karena menanggung kenaikan ongkos produksi sehingga berdampak pada lonjakan NPL," kata dia. (*/lin)