"Selama ini, perdagangan internasional dimediasi melalui Kadin Komite, jadi birokrasinya terlalu panjang," kata Ketua Kadin Batam Nada Faza Soraya di Batam, Sabtu (3/5).
Ia mengatakan, permintaan itu telah mendapat restu Ketua Kadin MS Hidyat. "Tandanya, penyelenggaraan pameran Asia di Batam tahun lalu didukung Kadin pusat," katanya.
Menurut Nada, lokasi strategis Batam harus dimanfaatkan sebagai etalase industri nasional.
Para pengusaha asing tidak perlu menjelajahi Indonesia untuk mencari barang kebutuhannya, hanya ke Batam dan mendapatkan semua produk tersebut. "Semuanya ada di rumah niaga Batam," katanya.
Kadin berencana meresmikan rumah niaga Agustus 2008. Ia mengatakan setiap pengusaha dari seluruh nusantara dapat menitipkan produknya gratis.
"Nanti, dari penjualan baru dipotong beberapa persen untuk rumah niaga," katanya. (*/bun)