"Pasukan keamanan itu sedang dalam perjalanan ke Jenin. Mereka menerima senjata mereka Sabtu pagi ini dan akan tiba di sana antara pukul 11:00 waktu setempat (15:00) WIB) dan 12:00 waktu setempat (16:00 WIB)," kata Mayjen Thiyad al Ali, komandan pasukan keamanan Palestina di Tepi Barat kepada AFP.
Pasukan keamanan itu telah menyelesaikan satu program pelatihan yang disponsori AS di Jordan dan pengiriman itu disetujui Israel, kendatipun Irsael akan tetap mempertahankan kehadiran pasukannya yang kuat di seluruh Tepi Barat.
Ali menolak mengatakan jumlah pasukan yang dikirim itu, tetapi Israel menyetujui penggelaran sekitar 600 polisi dan para pejabat Palestina menyebutkan jumlah pengiriman awal adalah 300 personil.
Para polisi itu, yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas itu akan bertugas meneruskan tindakan keamanan yang sudah berlangsung beberapa bulan di Tepi Barat utara yang dilakukan November dalam usaha untuk mendukung perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina.
Berdasarkan perjanjian peta jalan, rencana perdamaian yang disetujui internasional, Palestina harus meningkatkan keamanan di wilayah-wilayah yang diduduki sementara Israel menghentikan kegiatan permukiman Yahudi dan membongkar beberapa pos depan yang ilegal.
Pengerahan terbaru itu dilakukan beberapa jam sebelum Menlu AS Condoleezza Rice melakukan kunjungan ke kawasan itu, di mana ia juga diperkirakan akan mendorong perundingan menjelang kunjungan Presiden AS George W.Bush akhir bulan ini. (*/bun)