< >

Hadapi 'Aksi Penumpasan', Palestina Sebar Pasukan di Jenin

Minggu, 04 Mei 2008 07:21
Kapanlagi.com - Ratusan pasukan keamanan Palestina, Sabtu (3/5), sedang menuju kota Tepi Barat, Jenin, dalam rangka penguatan terakhir untuk menghadapi aksi penumpasan di seluruh wilayah itu, kata seorang pejabat senior keamanan.

Jenderal Thiyab al-Ali, komandan pasukan keamanan Palestina di Tepi Barat, mengatakan kepada AFP, bahwa 600 petugas polisi telah diberangkatkan dari Jericho ke Jenin, dan diperkirakan akan tiba di sana sekitar pukul 09:00 waktu setempat.

"Pasukan keamanan akan segera melaksanakan kegiatan memberlakukan undang-undang dan tatanan di wilayah pemerintahan Jenin," katanya.

Ia menambahkan, bahwa dalam satu operasi yang disebut 'senyum dan harapan' akan diupayakan melucuti senjata-senjata geng-geng dan kelompok milisi setempat.

"Pasukan ini akan melaksanakan perintah Presiden Mahmud Abbas untuk memberikan pengayoman kepada penduduk, melindungi mereka, dan mengakhiri percekcokan keamanan di tingkat pemerintahan gubernur," katanya menambahkan.

Israel pada akhir Maret lalu sepakat untuk mengirimkan sekitar 700 pasukan keamanan ke kota itu, yang merupakan tempat pertempuran tersengit sejak pemberontak rakyat Palestina bangkit kembali pada tahun 2000.

Pasukan keamanan, yang loyal kepada pemerintah Palestina pimpinan Abbas, akan berusaha mendesakkan aksi penumpasan penentang keamanan selama sebulan di Tepi Barat utara, yang telah dilincurkan pada November lalu dalam rangka mendukung perundingan-perundingan antara Israel dan Palestina.

Berdasarkan perjanjian peta-jalan 2003, suatu kerangka kerja untuk perdamaian yang diputuskan oleh masyarakat internasional, Palestina harus meningkatkan keamanan di wilayah pendudukan, sedangkan Israel harus menghentikan aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi dan membongkat beberapa pos yang didirikan secara ilegal.

Pengiriman terakhir pasukan itu dilakukan hanya beberapa jam sebelum Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengatakan kunjungan terakhir ke wilayah itu.

Rice diperkirakan akan mendukung perundingan-perundingan mendatang yang dilakukan oleh Presiden AS George W. Bush dengan para pemimpin Timur Tengah pada akhir bulan ini. (*/bun)