Delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut antara lain Prof Emil Salim, Bambang Widiantoro (Bappenas) dan Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief.
Selain itu juga hadir Kepala Perwakilan UNFPA (Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa) Dr Zahidul Huqve, delegasi dari Amerika Serikat, Vietnam, China dan sejumlah lembaga internasional.
Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief pertemuan delegasi antarnegara itu membicarakan berbagai hal menyangkut perencanaan program keluarga berencana (KB) nasional dan internasional.
Selain itu mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang muncul dalam upaya mengendalikan pertumbuhan penduduk, katanya.
Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat Dr Siswanto Agus Wilopo, SU, MSc, ScD menambahkan, sedikitnya 26 negara dan puluhan lembaga internasional yang menangani program KB akan ikut dalam Konferensi Internasional Manajemen Kesehatan Reproduksi.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 6-8 Mei 2008 yang melibatkan sedikitnya 400 peserta.
Kegiatan serupa tahun 2006 berlangsung di Manila, Filipina sebagai sarana untuk tukar menukar pengalaman dalam melaksanakan program kesehatan reproduksi di masing-masing negara, guna mencapai hasil yang lebih baik.
Konferensi tersebut menurut Siswanto memberikan penekanan terhadap pembahasan manajemen program keluarga berencana (KB) serta menyoroti masalah-masalah kritis program kesehatan reproduksi.
Pelaksanaan konferensi internasional manajemen kesehatan reproduksi tersebut didukung oleh United Nations for population activities (UNFPA), yakni badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang membidangi masalah kependudukan. (*/cax)