Advertisement
 
Senin, 05 Mei 2008 18:11
Ogah Ditilang, Sarah Astriani Milih Bayar di Tempat
Kapanlagi.com - Jika berhubungan dengan polantas karena melakukan pelanggaran saat berkendara, maka artis pendatang baru, Sarah Astriani, mengaku lebih suka bayar di tempat ketimbang ditilang.

"Aku pilih bayar di tempat daripada ditilang," kata bintang FTV CINTA SECANGKIR KOPI tersebut, ketika berbincang dengan sejumlah wartawan, usai syukuran sinetron terbarunya, SEBUAH KEJUJURAN, di daerah Cisarua, Bogor, Sabtu (3/5).

Dara kelahiran Lampung, 7 September 1988 ini mengakui dirinya beberapa kali kena tilang, terutama ketika tinggal di Jogja. "Kalau di Jakarta baru sekali .... itu juga bayar di tempat," katanya sambil tertawa kecil.

Uang damai atau pritt jigo, kata Benyamin S, merupakan salah satu perilaku buruk yang dilakukan oknum polisi di jalan.

Mengenai sinetron terbarunya yang menceritakan seluk beluk kepolisian, Sarah berperan sebagai Ratih, anak semata wayang pengusaha batik, yang dijodohkan dengan dua pemuda tampan sekaligus, yakni Teguh (Adam Alatas) dan Adang.

Ketika ditanya, "Kalau sungguhan, kamu pilih mana?", sang artis yang memulai karir sebagai model foto dan iklan sabun tersenyum dan menjawab, "Dulu aku benci polisi. Tapi sekarang, setelah terlibat sinetron ini aku jadi lebih banyak tahu dan pandanganku kini berubah," jawabnya.

Dalam cerita SEBUAH KEJUJURAN, yang dijadwalkan tayang di Trans 7, setiap Senin pukul 09.00-10.00, mulai 5 Mei 2008, hal-hal yang menodai citra polisi seperti suap dan pungli bakal diungkap, bahkan oleh institusi polisi sendiri.

Pasalnya, sinetron yang menampilkan Sarah dan Adam Alatas sebagai pemeran utama itu diproduksi Mabes Polri bekerja sama dengan Tridaya Film. (*/boo)


Karakter tikus tak selamanya menjijikan. Contohnya tikus satu ini, yang memiliki kemampuan untuk memasak dengan sempurna di RATATOILLE. Siapa tikus berwarna biru ini:

Linguini
Remy
Skinner
Blueis
Emile



 

©2003-2008 KapanLagi.com