"Harapan kami KONI Sumut bisa membantu. Kita sangat tidak berharap PSMS gagal mengikuti super liga," ujar anggota Komisi E DPRD Sumut, R.Simbolon, ketika rapat dengar pendapat antara Komisi E dengan jajaran KONI Sumut di Medan, Selasa.
Pada rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi E DPRD Sumut Rafriandi Nasution dan dihadiri Ketua Umum KONI Sumut H.Gus Irawan itu ia mengungkapkan kekhawatirannya PSMS tidak lolos verifikasi untuk mengikuti super liga karena tidak terpenuhinya sejumlah persyaratan yang diminta Badan Liga Indonesia (BLI).
Di antara persyaratan itu adalah terkait status atau badan hukum PSMS, kondisi Stadion Teladan Medan yang dinilai tidak memenuhi standar, kondisi rumput lapangan dan masalah finansial.
"Kita tidak ingin persyaratan-persyaratan itu tidak dapat dipenuhi PSMS. Karenanya kita harapkan KONI ikut membantu," ujar Simbolon.
Menanggapi permintaan itu, Gus Irawan mengatakan pihaknya tidak bisa terlalu jauh mencampuri urusan PSMS karena memang tidak berada di "koridor" tugas dan tanggung jawab KONI.
"Kita mungkin hanya bisa memfasilitasi, sementara urusan klub sepak bola sepenuhnya berada dalam wewenang Pengprov PSSI Sumut sebagai induk organisasinya," ujarnya.
Namun demikian Gus Irawan memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam begitu saja. "Kita akan lakukan apa yang bisa kita lakukan, termasuk mencarikan solusi terbaik bagi PSMS. Tapi itu semua tentunya dapat kita lakukan berkoordinasi dengan Pengprov PSSI Sumut dan PSMS sendiri," katanya. (kpl/rsd)