"Kami memang belum sepakat dengan DPP SP Angkasa Pura I di Jakarta soal penghentian aksi mogok hari ini, namun kami memutuskan untuk stop mogok karena beberapa tuntutan sudah dijamin akan dipenuhi direksi dalam waktu dekat ini," kata Tri Basuki, juru bicara SP PT AP I Bandara Hasanuddin di Makassar, Kamis.
Semula, sesuai kesepakatan bersama SP PT. AP I, aksi mogok pada hari Kamis ini akan ditingkatkan eskalasinya dari tujuh jam pada hari Rabu (7/5) menjadi 12 jam pada hari Kamis ini dan 24 jam pada hari Jumat (9/5).
Aksi mogok akan digelar baik di lingkungan staf administrasi kantor cabang maupun yang bertugas di lapangan seperti terminal penumpang dan kargo, kecuali di menara pengawas penerbangan (Air Traffic Contol-ATC).
Namun kata Tri, pihak Direksi PT. AP I melalui General Manager AP I Bandara Hasanuddin, Max Saliwir telah menyampaikan kepada karyawan Rabu petang bahwa direksi akan memenuhi sebagian tuntutan karyawan serta menjamin bahwa direksi tidak akan menjatuhkan sanksi apapun terhadap para karyawan yang melakukan mogok.
Tuntutan karyawan yang dipenuhi oleh direksi tersebut adalah menaikkan gaji pokok sebesar 20% terhitung 1 Januari 2008 dan membayarkan bonus tahun 2007 paling lambat 1 Juni 2008.
Direksi juga berjanji akan mendefinitifkan posisi pejabat-pejabat struktural yang saat ini berstatus pelaksana tugas sementara serta membentuk tim perunding untuk membicarakan pelaksanaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang telah disepakati paling lambat 1 Juni 2008.
Dengan keputusan tersebut, SP Bandara Hasanuddin memutuskan untuk menghentikan aksi mogok pada hari Kamis dan Jumat sekalipun keputusan ini tidak sejalan dengan keinginan DPP SP AP I di Jakarta.
"Sejumlah anggota SP di beberapa Bandara hari ini masih akan melanjutkan aksi mogoknya, namun untuk Bandara Hasanuddin kami putuskan untuk menghentikan. Kini semua karyawan telah kembali bekerja seperti biasa," ujarnya.
Pada hari Rabu, aksi mogok anggota SP PT. AP I Bandara Hasanuddin hanya diikuti sekitar 30-an orang staf administrasi di kantor cabang sementara staf yang bertugas di lapangan seperti terminal penumpang dan cargo serta menara kontrol tetap beraktivitas seperti biasa.
Bandara Internasional Hasanuddin Makassar setiap hari melayani sekitar 140 penerbangan naik dan turun dengan jumlah penumpang naik, turun dan transit sekitar 125.000 orang.
Bandara ini merupakan yang terbesar di Kawasan Timur Indonesia dan menjadi simpul penerbangan yang menghubungkan KTI dengan daerah-daerah lain di Indonesia. (*/cax)