"Seharusnya memang iya (dibeli) karena Semen Gresik adalah satu produsen semen terbaik," katanya di Jakarta, Kamis (8/5).
Ia mengatakan, sebaiknya pemerintah tidak membiarkan point pembangunan infrastruktur yaitu semen terlepas begitu saja dari kendali pemerintah.
Menurut dia, privatisasi Semen Gresik beberapa waktu lalu merupakan bukti kesalahan pemerintah.
"Saya pikir kenapa pemerintah tidak berniat membeli saham itu karena memang tidak memiliki dana yang cukup untuk itu," katanya.
Namun, katanya, pokok persoalannya bukan terletak kepada siapa saham kemudian akan dijual tetapi lebih ke arah kemungkinan terbentuknya kartel-kartel yang akan menghancurkan pasar semen Tanah Air.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah mempertimbangkan potensi kemungkinan terbentuknya kartel-kartel tersebut yang akan membuka peluang pengendalian harga semen di tangan kartel.
"Kalau kemudian kartel harga semen tinggi maka suka tidak suka harga semen kita akan berantakan," katanya.
Namun, bila pemerintah memang tidak memiliki dana yang cukup untuk menebus kembali 24,9% saham yang kemungkinan akan dilepas Grup Rajawali, Noorsy menyarankan agar pemerintah membuka pabrik-pabrik baru dengan cara kerja sama.
Dengan demikian potensi penyerapan tenaga kerja dapat lebih diperbesar melalui proyek tersebut.
Belum lama ini, Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, mengatakan pemerintah tidak memiliki kepentingan untuk membeli saham PT Semen Gresik Tbk. meskipun bila pemerintah mempunyai cukup dana untuk kepentingan tersebut.
Grup Rajawali membeli 24,9% saham Semen Gresik senilai US$337 juta dari Cemex, Meksiko pada Juni 2006.
Grup tersebut dimungkinkan untuk menjual sahamnya karena nilai investasinya saat ini telah berlipat menjadi lebih dari 100%.
Pada dasarnya, menurut Sofyan Djalil, hal terpenting adalah meningkatkan produksi semen di Tanah Air.
Ia mengatakan, pihaknya telah mendapatkan pemberitahuan dari manajemen Semen Gresik bahwa BUMNB tersebut akan membangun tiga pabrik baru untuk meningkatkan produktivitas.
Pihaknya selaku pemegang saham akan mendukung apapun pilihan manajemen Semen Gresik sepanjang merupakan opsi terbaik untuk perusahaan termasuk dalam hal penerbitan obligasi dolar. (*/lin)