"Kamis sudah ajukan permohonan itu dan mudah-mudahan sore ini tim sudah dilakukan penelitian," kata Kapoltabes Denpasar AKBP I Gede Alit Sidana di lokasi kejadian Kamis siang.
Ia mengatakan, sejauh ini kobaran api belum dapat dipastikan penyebabnya, namun ada dugaan percikan api berasal dari lantai dua toko sepatu guci milik Azam Taci (45), suami dari nyonya Erni Yong (40) yang tewas bersama tiga anaknya.
Sejumlah mobil pemadam kebakaran masih melakukan penyiraman pada puing-puing api yang masih membara. Lokasi kebakaran tersebut menjadi tontonan masyarakat, sehingga lalu lintas di jalur utama itu mengalami kemacetan.
Keempat korban yang meninggal masing-masing Erni Yong (40), Johan (6) Denis surya (10) dan Catein (13). Seluruh jenazah korban telah berhasil dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.
Sedangkan Azam Taci (45) yang loncat dari lantai dua selamat dalam musibah kebakaran tersebut dan segera dilarikan ke RSUP Sanglah untuk pendapat pertolongan.
Musibah kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita dan kobaran api segera dapat dikuasai pemadam Kebakaran Kota Denpasar dan kabupaten Badung yang mengerahkan sebelas unit mobil pemadam kebakaran. (*/cax)