AFC Bertekad Akhiri Campurtangan Politik dan Korupsi di Sepak Bola
Kapanlagi.com - Ketua Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam berjanji akan memberantas korupsi dan campur tangan politik dari sepak bola.Bin Hammam mengatakan tidak ada tempat untuk politik di sepak bola dan pengaturan hasil pertandingan harus dihapuskan. "Kepentingan politik harus dihilangkan dari statuta semua anggota AFC," kata Hammam dalam komentarnya di situs web AFC (www.the-afc.com), Kamis. Ia menambahkan semua federasi sepak bola membutuhkan sistem yang independen, transparan dan demokratis untuk mendukung transparansi. Sepak bola Asia kerap diwarnai oleh campur tangan politik dan beberapa asosiasi terancam terkena hukuman karena pemerintah setempat tidak membiarkan asosiasi sepak bola bekerja dengan bebas. Tahun ini Iran mengakhiri pertikaian panjang setelah setuju untuk melarang Wakil Presiden Mohammad Aliabadi menjadi ketua asosiasi sepak bola setempat. Namun di Indonesia, PSSI masih mempertahankan Nurdin Halid, yang tengah dipenjara, untuk tetap menjadi ketua umum. Meski telah bersumpah untuk memberantas pengaturan hasil pertandingan, Vietnam masih berjuang menghapuskan korupsi dalam sepak bola, sementara di Malaysia ada indikasi mengenai keterlibatan para bandar judi dalam mengatur hasil pertandingan. Bin Hammam mengatakan AFC akan menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utamanya. "Korupsi dan pengaturan hasil pertandingan di Asia tetap menjadi perhatian utama. AFC akan melakukan segalanya untuk mengakhiri kejahatan itu. Integritas pertandingan adalah prioritas teratas kami," jabarnya. (kpl/rsd) |