< >

Langkah Al Ittihad dan Sepahan Terseok-seok di Liga Champion Asia

Kamis, 08 Mei 2008 21:52
Kapanlagi.com - Klub Jepang Gamba Osaka dan Saipa dari Iran meraih tempat di perempat final Liga Champion AFC, Rabu, sedang Adelaide, Kashima Antlers, dan Beijing Guon semakin mendekati.

Namun nasib belum berpihak kepada beberapa klub Korea, klub juara dua kali ACL Al Ittihad dari Arab Saudi serta finalis tahun lalu Sepahan dari Iran.

Sebetulnya Gamba hanya butuh bermain imbang untuk bisa melaju ke delapan besar namun tim itu justru menang 2-0 di Bangkok melawan Chonburi melalui dua gol di babak kedua yang dibuat oleh pemain pengganti Masato Yamazaki dan Lucas.

Sementara itu Saipa yang dilatih oleh legendaris Iran Ali Daei juga mampu meraih tempat perempat final setelah tim itu menang tipis 1-0 atas klub Kuwait Sports dan memastikan berada di posisi pimpinan Grup B.

Tendangan dari luar luar kotak penalti yang dilakukan oleh Kianoush Rahmati pada menit ke-24 cukup untuk meraih poin penuh dan menempatkan mereka di babak sistem gugur bersama juara bertahan Urawa Reds yang secara otomatis sudah lolos kualifikasi.

Dalam pertandingan lainnya, Al Wasl mengalahkan Al Quwa Al Jawiya 2-1 melaui gol yang dicetak oleh Mohamed Salem Al Enazi dan Alexandre Oliveira pada babak kedua dan itu cukup untuk menempatkan tim itu di posisi urutan kedua grup.

Sebuah aksi individu dari pemain asal Brazil Diego membawa timnya Adelaide menang 1-0 atas Pohang Steelers untuk menduduki puncak klasemen Grup E dan masih menyisakan satu pertandingan lagi dan sekaligus mengakhiri kampanye tim Korsel tersebut.

Juara Cina Changchun Yatai membuntuti Adelaide dua poin setelah menang besar 5-0 atas klub Vietnam Binh Duong, dan klub Cina itu akan menjamu klub Australia itu dalam pertandingan hidup-mati pada 21 Mei.

Adelaide menjadi tim pertama Australia yang melangkah ke perempat final dan menempatkan Diego sebagai pahlawan yang mampu memecahkan kebuntuan melalui tendangan volinya pada menit ke-63.

Changchun mengawali keunggulan melalui tandukan bola Wang Bo pada menit kedua dan striker asal Pantai Gading Guillaume Dah Zadi menambah gol kedua pada menit ke-13.

Tendangan voli dari Cheng Lei menjadikan kedudukan 3-0 menjelang istirahat sebelum klub Cina itu menambah gol pada babak kedua melalui tendangan bebas Yan Feng dan sebuah tendangan penalti dari kapten Samuel Cabalerro.

Sedangkan Kashima Antlers meneruskan perjalanan mereka dengan pesta kemenangan 8-1 atas tim Thailand Krung Thai Bank, namun klub Beijing Guoan mampu menahan tekanan dengan kemenangan 3-0 atas klub Vietnam Nam Dinh.

Hasil itu menempatkan kedua tim itu pada 12 poin di Grup F, namun Kashima punya selisih perbedaan gol yang jauh lebih besar.

Tim Jepang itu membuka skor pada menit ke-19 melalui Daiki Iwamasa yang menyundul bola hasil sepak pojok, dan dua menit kemudian Kashima menambah keunggulan ketika Shinzo Koroki menyundul bola hasil tendangan bebas.

Yuzo Tashiro menjadikan kedudukan 3-0 menjelang bubaran babak pertama, dan satu menit memasuki babak kedua Takuya Nozawa membuat satu gol lagi untuk Kashima.

Kashima menambah empat gol lagi di babak kedua sebelum tim Thailand itu mampu memperkecil ketertinggalan dengan menyarangkan satu gol.

Di stadion Feng Tai, Guon melengkapi dominasinya dengan dua gol yang dibuat Guo Hui melalui tendangan penalti dan gol dari Wang Chengqing.

Yang Hao memastikan kemenangan dengan gol ketiga yang dibuat pada 12 menit menjelang bubaran pertandingan.

Namun tim Korsel Chunnam Dragon tampak hilang harapan untuk bisa melangkah ke perempat final setelah hanya bermain seri 1-1 melawan Melbourne Victory yang sudah lebih dulu tersingkir.

Chunnam kecolongan setelah empat menit dari jalannya pertandingan di mana Tom Pondeljack menjebol gawang tim Korsel melalui tembakan jarak jauh. Ko Ki-Gu menyamakan kedudukan setelah menit ke-38 namun selanjutnya tim Korsel itu tidak mampu menemukan permainan yang mematikan.

Di Grup A, tim raksasa Uzbekistan Kuruvchi meraih tempat babak sistem gugur setelah menang 2-0 atas mantan juara Al Ittihad.

Klub asuhan Mirdjalal Kasimov itu memastikan tiket mereka ke perempat final ketika finalis tahun lalu Sepahan dilibas klub Syria Al Ittihad Allepo 1-2.

Dua gol yang terjadi dalam empat menit di babak kedua yang dibuat pasangan pemain asal Venezuela Jonathan Perez dan Jesus Gomez membuat Sepahan tersingkir. Padahal tim asal Iran itu mampu unggul lebih dulu dengan membuat gol kontroversial saat memasuki menit ke-47, ketika sundulan bola Hadi Aghily memantul ke gawang dan bola jatuh di luar garis gawang namun kejadian itu dianggap menghasilkan gol.

Di Grup D posisi puncak klasemen diduduki oleh Al Qadsia setelah klub Kuwait itu menahan imbang Pakhtakor 2-2 di stadion Mohammaed Al Hamed. (kpl/rsd)