< >

Sopir dan Kernet Kompak Mencuri

Kamis, 08 Mei 2008 22:33
Kapanlagi.com - Tiga orang masing-masing sopir, kernet dan kuli angkut, ditangkap Satpam PT Hanil Jaya Steel Jalan Brigjen Katamso Kecamatan Waru Sidoarjo, karena mencuri besi sekitar 300 Kg yang ada di kawasan pabrik pengecoran baja tersebut.

Kapolsek Waru, AKP Darti Setiyowati, ketika dikonfirmasi Kamis (8/5), membenarkan pihaknya menahan tiga tersangka tersebut, yakni Erik (29), Joyo (48) dan Panijo (37), yang semuanya tinggal di Desa Kesamben Kecamatan Plumpang, Tuban.

Menurut tersangka Erik yang juga sopir truk, Rabu (7/5), dari Tuban memuat gamping dengan tujuan PT Hanil Jaya Steel.

Usai menurunkan muatannya, ketiganya melihat besi-besi rongsokan berceceran di halaman PT Hanil Jaya Steel dan diambil lalu dimasukkan ke kotak yang ada di bawah bak truk.

Pada saat truk itu keluar pabrik, diperiksa Satpam perusahaan hingga ditemukan besi-besi rongsokan sekitar 300 Kg. Terbukti membawa besi keluar perusahaan, ketiganya diserahkan ke Polsek Waru dan dijebloskan ke sel tahanan.

Bocah Mencuri

Sementara itu, Febry (13), bocah yang tidak tamat SD dibekuk petugas karena mencuri dompet berisi uang Rp60 ribu milik Asep (28), warga Jalan Rahata Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur, Bandung.

"Kasus pencurian uang itu, kami serahkan ke Polres Sidoarjo, karena pelakunya masih di bawah umur," kata Kapolsekta Sidoarjo AKP Dwi Yuliati kepada wartawan, Kamis (8/5).

Kejadian pencurian itu terjadi di Warnet Viking Jalan Yos Sudarso Kecamatan Kota Sidoarjo.

Terungkapnya kasus itu saat tersangka keluar masuk warnet tersebut, tetapi tidak main Play Station (PS). Padahal setiap hari tersangka ini selalu main PS.

Karena tak punya uang, ia hanya melihat teman-temannya bermain dan ia hanya keluar masuk warnet.

Pada Rabu (7/5) malam harinya, tersangka tidur di warnet, termasuk juga korban Asep. Besoknya diketahui dompet korban hilang yang berisi uang Rp60 ribu.

Setelah dibawa ke Polsekta Sidoarjo, tersangka mengaku terus terang.

"Pelaku mengaku dompet itu dicuri saat korban sedang tidur nyenyak," kata AKP Dwi Yuliati. (kpl/rif)