< >

Pertempuran Sengit di Srilanka, 66 Tewas

Jum'at, 09 Mei 2008 06:54
Kapanlagi.com - Sedikitnya 64 pemberontak Macan Tamil dan dua tentara Srilanka tewas akibat pertempuran terakhir di bagian utara pulau itu, kata kementerian pertahanan pada Kamis (8/5).

Dikatakannya, dua hari pertempuran pada Selasa dan Rabu itu terjadi di daerah Vavuniya, Mannar dan Weli Oya, dari tempat pasukan pemerintah mencoba masuk negara kecil gerilyawan di utara tersebut.

Belum ada tanggapan dari Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE).

Korban terakhir itu menjadikan 3.471 orang jumlah anggota LTTE dikatakan kementerian pertahanan tewas sejak awal tahun ini.

Kementerian itu menyatakan kehilangan 261 tentara pada waktu sama.

Keterangan dari garis depan tak dapat diperiksa secara mandiri, karena Kolombo mencegah kelompok media dan hak asasi mengunjungi daerah pertempuran.

Pemberontak Macan Tamil Srilanka pada Rabu menyatakan menewaskan sembilan tentara dan menahan kemajuan tentara di daerah mereka ke bagian utara pulau tersebut.

Laman pendukung pemberontak, Tamilnet.com, melaporkan bahwa tentara menghadapi perlawanan sengit ketika melancarkan serangan ganda untuk menembus daerah kekuasaan mereka di Mannar pada Selasa (6/5).

"Kendaraan lapis baja pengangkut tentara dihancurkan ranjau LTTE (Macan Pembebasan Tamil Eelam), menewaskan sedikitnya sembilan tentara dan melukai banyak lagi," kata laman itu mengutip keterangan gembong pemberontak.

Belum ada tanggapan dari kementerian pertahanan, tapi tentara menuduh pemberontak meledakkan ranjau jalanan di Vavuniya pada Selasa, menewaskan dua penduduk.

Jumlah korban tak dapat diperiksa secara mandiri, karena pemerintah mencegah wartawan dan kelompok hak asasi masuk ke daerah kekuasaan pemberontak.

Pertempuran menghebat sejak pemerintah pada Januari mundur dari gencatan senjata enam tahun dengan Macan Tamil.

Puluhan ribu orang tewas sejak pemberontak tersebut melancarkan perjuangan bersenjata pada 1972 untuk membentuk tanah air mandiri bagi suku kecil Tamil di bagian utara dan timur negara pulau itu.

Jet tempur Srilanka menggempur sasaran pemberontak pada Selasa (6/5), sementara pertempuran darat di bagian utara negara itu menewaskan sedikit-dikitnya 17 pemberontak, kata kementerian pertahanan.

Pesawat tempur itu memberikan dukungan udara pada tentara darat ketika mereka bakutembak dengan pemberontak Macan Tamil di Vavuniya, kata pernyataan tersebut tanpa merinci mengenai korban.

Di tempat lain, pasukan keamanan menewaskan 17 pemberontak Macan Tamil dan melukai 22 lagi dalam dua hari pertempuran di bagian utara negara itu, yang berakhir Selasa (6/5).

Kedua pihak diketahui menggelembungkan jumlah korban musuh dan mengurangi jumlah korban di pihaknya.

Macan Tamil pada Senin (5/5) menyatakan menewaskan tiga tentara pemerintah dalam serangan terhadap satu pos angkatan laut di daerah baratlaut Mannar.

LTTE juga menyita sejumlah senjata dan peluru dari angkatan laut dalam serangan menjelang fajar, kata juru bicara pemberontak, Rasiah Ilanthiriyan.

Pemberontak juga melancarkan serangan senjata berat terhadap sarana angkatan darat dan angkatan laut, kata Tamilnet.com.

Kementerian pertahanan menyatakan tentaranya "segera melancarkan serangan balasan dan mengejar para pemberontak, yang melakukan perlawanan dengan menjadikan nelayan sebagai tameng".

Pasukan Srilanka membom gudang pemberontak pada Minggu (4/5), sementara pertempuran hebat di wilayah utara negara itu menewaskan sedikitnya 35 pemberontak Tamil dan delapan prajurit, kata kementerian pertahanan. (kpl/rif)