< >

KSAD Minta Prajurit AD Tetap Jaga Solidaritas

Jum'at, 09 Mei 2008 19:45
Kapanlagi.com - Kasad Jendral TNI Agustadi Sasongko Purnomo menyatakan, prajurit TNI harus tetap menjaga soliditas atau kekompakan dalam menjalankan tugas melindungi wilayah Indonesia.

Selain disiplin dan loyalitas terhadap atasan, seorang prajurit TNI harus tetap menjaga Soliditas atau kekompakan pada kesatuannya masing-masing, sehingga setiap rintangan bisa dilalui, kata Kasad di sela-sela gelar pasukan dalam rangka latihan gabungan (Latgab) TNI 2008 di Lanud Adi Sumarmo Solo, Jumat (9/5).

Kasad yang didampingi Pangkostrad Letjen TNI George Toisuta, dalam kesempatan itu juga melakukan pemeriksaan perlengkapan prajurit dan perlengkapan persenjataan yang akan digunakan untuk latihan gabungan di wilayah ujung utara Indonesia.

Menurut Kasad, Latgab ini melibatkan sekitar 30 ribu personel dari tiga angkatan, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

TNI AD telah disiapkan menurunkan sekitar 10 ribu personel dari divisi Infanteri, Armet, Rilud, Helikopter, kapal laut, dan kapal terbang juga sudah disiapkan.

Namun, yang digunakan untuk latihan tidak semua yang dimiliki diturunkan, seperti helikopter dari 28 unit yang diturunkan 12 unit dan sisa untuk cadangan.

"Untuk persiapan kegiatan Latgab, kita terus melakukan ricek peralatan perang untuk persiapan latihan," katanya.

Latihan ini bertujuan dalam rangka untuk mengevaluasi doktrin pertahanan keamanan rakyat semesta (Hamkarata).

Menurut Kasad, latihan gabungan ini akan digelar tanggal 7 Juni 2008 hingga tiga bulan ke depan dan dimulai dari wilayah ujung paling utara wilayah Indonesia, yakni Kepulauan Natuna, Batam, Kalimatan Barat, dan Kalimatan Timur.

"Doktrin Hankamrata ini kita mulai dari ujung paling luar Indonesia. Diceritakan kita awali musuh datang dari luar di Kepulauan Natuna menuju ke selatan pulau Kalimantan dan sebelum mereka menuju Jakarta atau Jawa, pasukan musuh kita hadang di Kalimantan," katanya.

Kasad mengatakan, memang masih ada wilayah perbatasan yang masih terbuka, di antaranya wilayah perbatasan Kalimantan yang panjangnya sekitar 2.004 kilometer hanya dijaga tentara sekitar 6.000 personel dan jumlah tersebut masih kurang.

Namun, kata Kasad, dalam penjagaan di wilayah perbatasan tersebut TNI menggunakan sistem dan kondisi medan yang ada.

"Kalimantan di Indonesia ada sebagian daerah yang masih terbuka, karena kondisi medan hutannya lebat. Tidak semua perbatasan dijaga karena kondisi wilayah hutannya masih lebat," kata Kasad. (kpl/rif)