
Finjan Inc. perusahaan yang memproduksi antivirus menyampaikan pada Newsfactor.com, Kamis (8/05/08) bahwa mereka berhasil menemukan data curian sebesar 1,4 gigabyte itu tersimpan si sebuah server yang terletak di Malaysia. Hebatnya lagi, data yang dicuri dari beberapa perusahaan dan individu itu dikumpulkan hanya dalam waktu 3 minggu saja.
Yuval Ben-Itzhak, chief technology officer Finjan menyebutkan bahwa server yang terletak di Malaysia itu juga dijadikan pusat kendali trojan yang menginfeksi banyak komputer di seluruh dunia.
"Biasanya kami hanya menemukan data-data perbankan saja, namun di sini kami menemukan juga data-data seperti email, catatan kesehatan pasien, bahkan sampai screenshot dari Outlook," lanjut Yuval. Ini tentu saja bisa jadi malapetaka bagi perusahaan yang datanya di telah curi.
Menurut Yuval, server di Malaysia itu dibiarkan dalam keadaan terbuka sehingga dapat diakses oleh siapa pun dan selama 1 tahun terakhir server itu telah berganti hosting beberapa kali untuk menghindari resiko di blokir oleh ISP.
Yuval juga menyarankan para pengguna internet untuk selalu meng-update software yang mereka miliki termasuk instant messaging dan web browser untuk menghindari masuknya trojan. Walaupun server yang di Malaysia sudah ditutup, tapi pelakunya masih bebas berkeliaran. (news/roc)

Harry Osbourn
Lex Luthor
Lionel Luthor
Pete Ross
Harry Luthor


