< >

Perebutan Kota di Srilanka, 31 Pemberontak Tewas

Sabtu, 10 Mei 2008 05:41
Kapanlagi.com - Tentara Srilanka didukung pesawat tempur merebut kota di bagian barat laut pulau itu pada Jumat (9/5) sesudah menewaskan 31 pemberontak Macan Tamil dalam pertempuran, kata tentara, saat menekan dengan serangan atas daerah tersebut.

Tiga tentara tewas dan lima lagi hilang dari pertempuran di daerah Mannar itu, kata tentara.

Jaringan pendukung pemberontak, www.tamilnet.com menyatakan, pemberontak Oiger Tamil menimbulkan korban besar pada tentara Srilanka, menewaskan sedikitnya 30 tentara, sebelum mundur.

Tentara, yang mengusir pemberontak dari wilayah besar timur pada tahun lalu, memusatkan kubu di utara dan daerah tetangganya, seperti, Mannar.

Menurut angka tentara, 111 pemberontak tewas sejak Senin (5/5) dalam pertempuran di sepanjang garis depan utara.

Tapi, tidak ada pemastian mandiri atas angka itu dan kedua pihak tahu untuk membesarkan jumlah korban musuh, sementara mengecilkan jumlah korban di pihaknya.

"Tentara menduduki daerah kota Adampan dan Alankulam pada hari ini dan 31 teroris LTTE (Macan Pembebasan Tamil Eelam) tewas dalam baku tembak di Mannar," kata juru bicara tentara Brigadir Udaya Nanayakkara.

Adampan, 312 kilometer utara Kolombo, ibukota Srilanka, direbut pada Jumat (9/5) dinihari, katanya.

Tentara sudah bertempur di daerah itu lebih dari empat bulan.

Tujuh orang tentara luka akibat baku tembak itu, tapi pemberontak dalam beberapa jam terakhir melakukan sangat sedikit perlawanan, tambahnya.

Kota itu merupakan titik utama, yang dipakai pemberontak untuk menyelundupkan barang penting, termasuk bahan bakar ke daerah kekuasaan mereka.

Tentara menyatakan, jet tempur membom kedudukan pemberontak dalam mendukung tentara darat di Mannar.

"Macan itu melakukan perlawanan sengit menghadapi SLA (tentara Srilanka) dalam upayanya maju dengan dukungan serangan udara oleh Angkatan Udara Srilanka dan tembakan tak langsung menggunakan peluncur roket berganda, senjata berat dan mortir," kata laman pendukung pemberontak Tamilnet, mengutip ucapan jurubicara tentara pemberontrak Macan Tamil Rasiah Ilanthiraiyan.

Sekitar 70.000 orang tewas dalam perang saudara 25 tahun itu.

Dalam gerakan terkait, tentara merebut kembali daerah dua kilometer persegi, termasuk tangki pengairan pada Kamis (8/5) di Mannar.

Pasukan keamanan melancarkan rangkaian gerakan di utara untuk merebut kembali lebih banyak daerah, yang dikuasai pemberontak.

Lebih dari 3.500 pemberontak dan sedikit-dikitnya 400 tentara dan polisi tewas dalam bentrok itu, kata tentara.

Sedikitnya, 64 pemberontak Macan Tamil dan dua tentara Srilanka tewas akibat pertempuran terakhir di bagian utara pulau itu, kata kementerian pertahanan.

Dikatakannya, dua hari pertempuran pada Selasa (6/5) dan Rabu (7/5) itu terjadi di daerah Vavuniya, Mannar dan Weli Oya, dari tempat pasukan pemerintah mencoba masuk negara kecil gerilyawan di utara tersebut.

Kementerian itu menyatakan kehilangan 261 tentara pada waktu sama.

Keterangan dari garis depan tak dapat diperiksa secara mandiri, karena Kolombo mencegah kelompok media dan hak asasi mengunjungi daerah pertempuran.

Pemberontak Macan Tamil Srilanka pada Rabu (8/5) menyatakan menewaskan sembilan tentara dan menahan kemajuan tentara di daerah mereka ke bagian utara pulau tersebut.

Tamilnet.com melaporkan, tentara menghadapi perlawanan sengit ketika melancarkan serangan ganda untuk menembus daerah kekuasaan mereka di Mannar pada Selasa. (kpl/rif)