Militer AS itu mengatakan bahwa pihaknya pada Sabtu melepaskan tembakan kepada sebuah mobil sipil pengangkut para gerilyawan yang menolak berhenti di dekat kota Mosul, 400 km sebelah utara Baghdad.
"Pasukan koalisi melepaskan tiga kali tembakan peringatan, namun pengemudi mobil itu menolak berhenti dan salah seorang pria membuat gerakan ancaman dari dalam kendaraan tersebut, kata militer dalam suatu pernyataan.
Pada Sabtu, pasukan keamanan Irak melancarkan serangan umum melawan Al-Qaeda di provinsi Nineveh, yang oleh pasukan Irak dan AS dijuluki sebagai salah satu benteng pertahanan terakhir bagi gerilyawan Al-Qaeda di bagian utara Irak.
Perdana Menteri Irak Nuri Al-Maliki sebelumnya berjanji untuk melakukan "pertempuran menentukan" guna memberantas gerilyawan Al-Qaeda di provinsi itu yang mana mereka yakin dapat mencerai-beraikan mereka setelah berhasil membendung para pejuang itu di Baghdad dan provinsi-provinsi lain di Irak. (*/boo)