Advertisement
 
Senin, 12 Mei 2008 15:16
Eriksson Menanggung Malu di Akhir Musim Pertamanya
Kapanlagi.com - Pelatih Manchester City Sven-Goran Eriksson menanggung malu pada akhir musim pertamanya di manajemen klub Inggris, ketika timnya dilumat 1-8 oleh Middlesbrough Minggu.

Masa depan pelatih asal Swedia itu di klub tersebut sudah terancam meski memimpin mereka ke urutan kesembilan dan capaian City tidak menyenangkan pemilik klub asal Thailand Thaksin Shinawatra, yang tidak senang dengan hasil pada putaran kedua kampanye,

Mantan pelatih Inggris Eriksson mengatakan, situasi itu harus bisa diatasi secepatnya.

"Masalahnya adalah kita harus bicara blak-blakan berhadapan muka dan melihat apa yang ingin dilakukan klub," kata Eriksson kepada Sky Sports.

"Hidup dalam suasana ketidak-jelasan tidak baik untuk semua orang. Saya berharap perlu dilakukan pertemuan.

"Perlu diadakan sekarang dan itu penting untuk klub pada musim kompetisi mendatang," katanya.

Pasukan Eriksson juga mengalami kekalahan 0-6 lawan Chelsea pada Oktober dan makin terpuruk setelah Richard Dunne dikeluarkan dari lapangan pada babak pertama.

"Sulit bila Anda kalah. Tapi bila Anda kalah seperti ini, itu mengerikan," kata Eriksson, "Kita bahkan tidak ada di lapangan - tim sama sekali sudah pergi dan itu memalukan semua orang."

City diharapkan akan bermain di Piala UEFA tahun depan setelah Liga Utama memberi tempat ekstra melalui ketentuan Fair Play UEFA. (*/cax)


Sebagai musisi, mantan personel Take That yang pernah mengencani Andrea Corr ini pantas memilih sebait not lagu di punggung bawahnya. Siapa dia:

Gary Barlow
Mark Owen
Howard Donald
Robbie Williams
Jason Orange



 

©2003-2008 KapanLagi.com