
Para pengguna HP, di Bandarlampung, Senin, mengaku kabar berupa isu santer SMS "setan merah", SMS "santet" dan sejenisnya dengan nomor-nomor khusus serta warna merah diterima di layar HP yang kalau dibalas akan mendapatkan celaka, bahkan bisa mengakibatkan kematian itu, telah menyebar cukup luas sampai ke pelosok perdesaan di sejumlah kabupaten dan kota di Lampung.
Kendati sebagian tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pengguna HP di Bandarlampung mengaku tidak sepenuhnya mempercayai kabar cenderung menakut-nakuti pengguna HP itu, namun mereka umumnya mengharapkan para pihak berwenang seperti operator HP, aparat penegak hukum, pimpinan daerah, para tokoh agama dan masyarakat serta ahli telekomunikasi dapat memberikan penjelasan secara luas kepada masyarakat.
"Isu itu perlu segera ditepiskan dengan memberikan penjelasan yang gamblang dan dapat diserap oleh masyarakat kebanyakan, agar tidak meresahkan lebih luas lagi," kata salah satu tokoh masyarakat di Lampung, Nursal.
Dia mengharapkan penjelasan itu dapat disebarluaskan kepada masyarakat, khususnya pengguna HP terutama di kawasan perdesaan di Lampung, melalui sarana komunikasi yang ada maupun secara langsung disampaikan kepada warga.
Desakan serupa diungkapkan sejumlah pegiat LSM di Lampung, yang menyebutkan isu SMS "setan merah" itu telah menyebar sampai ke pelosok Kabupaten di Lampung, seperti di Kabupaten Tulang Bawang, sehingga kalau tidak cepat diantisipasi dengan memberikan penjelasan yang diperlukan, dikhawatirkan berdampak buruk bagi masyarakat luas.
"Ini masalah serius, walaupun hanya isu tapi bisa berbahaya kalau dibiarkan dan tidak segera diluruskan oleh pihak yang berwenang dengan segera," kata Hajiansyah, salah satu aktivis LSM di Lampung.
Para pengguna HP di Bandarlampung, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa mengaku sempat resah pula dengan isu SMS "santet" itu. Sebagian mereka berupaya untuk sementara tidak menggunakan HP-nya atau tidak sembarangan menerima dan mengangkat telepon dari nomor aneh yang tidak dikenal siapa pengirimnya.
Beberapa pengguna HP bahkan mengaku sempat mematikan secara total HP yang dimiliki, khawatir terjadi sesuatu berkaitan isu santer itu.
Namun sejumlah warga yang tidak begitu saja mempercayai isu itu, mengaku berupaya menjelaskan atau mencoba menenangkan pengguna HP lain yang cemas dengan kabar tersebut.
Para pengguna HP itu mengharapkan penjelasan dan klarifikasi berkaitan isu yang menyebar di kalangan masyarakat khususnya pengguna telepon genggam itu, dapat segera dijalankan sehingga tidak membuat masyarakat resah akibat upaya oknum tertentu yang ditengarai memiliki maksud buruk menyebarkan informasi seperti itu.
"Kalau saya `sih tidak percaya dengan kabar seperti itu, tidak mungkinlah ada santet dan ilmu hitam segala macam bisa masuk menggunakan HP. Seharusnya masyarakat jangan mau dibodohi dengan isu macam-macam yang tidak benar seperti itu," kata Nurdin, warga Bandarlampung pengguna HP. (*/cax)

The Fast and the Furious
2 Fast 2 Furious
The Fast and the Furious: Tokyo Drift
Michel Vaillant
Race Against Fear


