
Akhir pekan kemarin, seorang hacker berhasil menembus server Departemen Pendidikan dan perusahaan telekomunikasi di Cili dan mencuri 6 juta data penduduk Cili. Data yang berisi nama, alamat, telepon, email, dan latar belakang pendidikan ini kemudian dipajang di 2 situs IT berbahasa spanyol FayerWayer dan ElAntro.
Seperti diberitakan oleh AFP, Minggu (11/05/08), Jaime Jara chief Police Cibercrime Brigade menganggap masalah ini adalah masalah serius dan sedang dalam penyelidikan mereka. Data yang sempat tampil di 2 situs itu selama beberapa jam akhirnya diblokir oleh pihak berwenang Cili.
Dalam postingnya, si hacker berkomentar bahwa ia melakukan ini untuk menunjukkan pada dunia bahwa data pribadi warga Cili sama sekali tidak terlindungi dan bahkan tidak ada yang perduli untuk melindunginya. (afp/roc)

Linguini
Remy
Skinner
Blueis
Emile


