
Climate Counts, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh perusahaan yoghurt Stonyfield Farm baru-baru ini mengeluarkan data yang berisi urutan perusahaan yang dinilai berdasarkan dampaknya pada lingkungan. Daftar yang memuat 100 nama perusahaan itu ternyata meletakkan Apple pada posisi terbawah.
Climate Counts membuat ranking ini berdasar data perusahaan yang bisa didapatkan secara umum. Climate Counts berharap bahwa usaha ini dapat membantu mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim yang tak menentu belakangan ini.
Seperti dilansir eFluxMedia, Minggu (11/05/08), Apple hanya berhasil meraih 11 poin dan berada di urutan terbawah divis elektronik. Rendahnya nilai ini mencerminkan kurang perdulinya Apple dalam mengurangi emisi gas dan karbon dalam produksinya.
Di sektor yang sama, ada 12 nama perusahaan lain yang berada di atas Apple. IBM menduduki posisi pertama dengan nilai 77 diikuti Cannon dan Toshiba dengan poin masing-masing 74 dan 70. Di bawah 3 besar ini masih ada beberapa perusahaan lain seperti Hewlett Packard, Sony, Motorola, Hitachi, Samsung dan Siemens.
Climate Counts berharap masyarakat memilih produk dari perusahaan-perusahaan yang masuk dalam 10 besar ini untuk mengurangi dampak buruk piranti elektronik pada lingkungan hidup. Climate Counts juga menyebut Dell dan Nokia sebagai alternatif produk ramah lingkungan.
Masuknya Apple dalam posisi terendah dari daftar ini memang bukan yang pertama kalinya dialami perusahaan ini. Oktober tahun lalu Greenpeace secara publik mengkritik Apple karena produk iPhone-nya yang mengandung beberapa zat kimia yang berbahaya untuk lingkungan. (eflu/roc)

Harry Osbourn
Lex Luthor
Lionel Luthor
Pete Ross
Harry Luthor


