"Ketika bincang-bincang tadi Sheikh Salleh Abdullah Kamel mengemukakan minatnya untuk mencarikan investor pembukaan sawah sejuta hektar. Kami tawarkan tanah di Merauke," kata Mentan Anton seusia memberikan keynote address di World Halal Forum, di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Senin (12/5).
"Beliau ingin segera merealisasikan rencananya itu karena saat ini semua negara muslim menghadapi krisis bahan pangan, terutama beras," katanya.
Menurut dia, untuk membuka lahan padi seluas satu juta hektar dibutuhkan biaya sekitar Rp2 triliun dan bisa menghasilkan produksi sekitar 6 juta ton beras per tahun. Pembicaraan lebih detil akan dilanjutkan nanti di Indonesia.
Chairman World Halal Forum, Sheikh Salleh Abdullah Kamel mengatakan prihatin atas krisis bahan pangan dunia, terutama beras yang melonjak belakangan ini. Ia juga merupakan Presiden of Islamic Chamber of Commerce and Industry (ICCI) di Arab Saudi.
Di Malaysia, PM Abdullah Badawi pun sudah meminta agar rakyatnya makan setengah porsi dari biasanya, demi kesehatan dan meredam gejolak harga beras di Malaysia yang naik hingga 70%.
"Jika Malaysia juga berminat untuk investasi pembukaan lahan padi di Indonesia dengan senang hati kami menerimanya. Atau ikut investasi dengan proyek Chairman World Halal Forum," kata Mentan. (kpl/rif)