< >

Gedung SD dan SMA Kab. Keerom Dipalang Pengusaha

Selasa, 13 Mei 2008 13:44
Kapanlagi.com - Kebiasaan palang-memalang gedung-gedung sekolah maupun perkantoran di Papua yang selama ini terjadi justru dilakukan masyarakat pemilik hak ulayat adat, namun kali ini giliran pengusaha yang melakukannya.

Pemalangan terhadap gedung SMA dan SD di Kabupaten Keerom, wilayah yang berbatasan dengan Negara Papua Nugini (PNG) itu dilakukan Gunawan- Pimpinan CV. Langgeng bersama anak buahnya karena kedua gedung sekolah yang baru dibangun itu belum dibayar Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dinas P dan ) setempat.

Gunawan ketika ditanya di Jayapura, Selasa mengakui, kedua gedung sekolah yang sudah selesai dibangun tahun 2006 itu belum diserahkan kepada Dinas P dan P Kabupaten Keerom karena tagihan pembayarannya belum diselesaikan.

Menurutnya, pihaknya selam dua tahun terakhir ini terus menagih utang biaya pembangunan kedua gedung sekolah tersebut tetapi belum juga terealisir.

Padahal pembangunan gedung baru SMA dan SD itu dikerjakan dengan modal CV. Langgeng sendiri sesuai kesepakatan di mana setelah dibangun akan digantikan Dinas P dan P Kabupaten Keerom.

Ia mengatakan, gedung SMA baru itu dibangun di Arso Kota dilengkapi tiga kopel rumah guru dengan nilai proyek Rp487 juta di mana baru terbayar Rp103 juta, sedangkan proyek pembangunan gedung SD yang berlokasi di Kampung Pabo Waris bernilai Rp204 juta.

Gunawan berharap pihak Dinas P dan P Kabupaten Keerom segera menyelesaikan pembayaran biaya pembangunan kedua gedung sekolah tersebut sehingga bisa segera diserahkan pihaknya untuk dimanfaatkan.

"Saya menyadari bahwa kehadiran kedua gedung sekolah itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk kegiatan proses belajar mengajar.Pemalangan ini bukan bertujuan menghambat pendidikan di Kabupaten Keerom, tetapi semata-mata untuk menyelesaikan biaya pembangunan," kata Gunawan. (*/cax)