< >

BEM Sejatim Demo Tolak Kenaikkan BBM

Selasa, 13 Mei 2008 14:45
Kapanlagi.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 58 perguruan tinggi se-Jatim, Selasa, melakukan unjuk rasa menolak kenaikkan BBM di DPRD Jatim di SUrabaya.

Mahasiswa mengawali aksinya dengan "long march" dari Tugu Pahlawan menuju gedung dewan di Jalan Indrapura, kemudian berhenti di depan Bank BTPN yang menjadi garis pembatas pengunjuk rasa.

Puluhan aparat kepolisian dari Polresta Surabaya Utara menghadang mahasiswa dengan membuat barikade. Sementara itu, perwakilannya diijinkan masuk ke dewan dan ditemui oleh Rivo Hernadus dari Fraksi Demokrat Keadilan.

Saat melakukan aksi, mahasiswa membawa sejumlah poster yang bertuliskan "Tolak Kenaikan BBM", "Jangan Jual Indonesia", "Pemerintah Yang Harus Cerdas, Mencerdaskan Anak Bangsa".

Juru bicara BEM se-Jatim dari Unesa, Abdul Hamid mengatakan, pihaknya sudah tidak percaya lagi dengan pemerintah kalau pemerintah tidak mengevaluasi program-program dan kebijakan yang diambil secara insidental.

"Kami menolak rencana kenaikan BBM, kebijakan BHP (Badan Hukum Pendidikan), kenaikan sembako. Sedangkan bidang politik menolak kebijakan yang hanya mementingkan kelompoknya sendiri," katanya menegaskan.

Abdul Hamid mengemukakan, sebelum melakukan unjuk rasa mahasiswa telah melakukan konsolidasi di Balai Diklat Depag Surabaya.

"Yang kami undang 87 kampus, namun yang datang 58 kampus, 12 di antaranya dari Surabaya, yang tidak mengirimkan delegasi adalah Lumajang, sedangkan semua perwakilan kabupaten/kota hadir," katanya.

Hamid menuturkan, pihaknya tidak puas dengan hasil dengar pendapat dengan DPRD Jatim. "DPRD terlalu menarik ke politik, DPRD tidak mau ambil sikap, karena masih menunggu sikap ketuanya," katanya menambahkan. (*/cax)